Menu

Mode Gelap
 

News · 27 Mar 2021 15:56 WITA ·

Dugaan Penyimpangan Anggaran di Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo: Tidak Ada Konspirasi!


 Dugaan Penyimpangan Anggaran di Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo: Tidak Ada Konspirasi! Perbesar

ERANTB COM–Mataram, – Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Kukuh Rahardjo, mengklarifikasi tudingan masyarakat yang menyebut di Bank NTB Syariah terjadi penyimpangan anggaran dan di publish secara masif oleh media. Klarifikasinya adalah, tidak ada konspirasi dalam hal tersebut.

Kukuh mengakui, memang telah terjadi penyalahgunaan kewenangan di Bank NTB Syariah, seperti yang diberitakan di media. Namun, itu adalah temuan dari manajemen Bank NTB Syariah. Dan menurut dia, itu merupakan salah satu hasil dari perbaikan proses bisnis yang dilakukan Bank NTB Syariah sejak bank ini berkonversi pada September 2018.

“Sikap manajemen sangat jelas dan tegas, tidak mentolerir setiap penyalahgunaan kewenangan,” terang Kukuh kepada wartawan, Jumat (26/03/21).

“Insya Allah, tidak ada konspirasi dalam hal ini,” tambah Kukuh menegaskan.

Menurut dia, yang terpenting untuk dijaga adalah tidak ada kerugian di pihak nasabah, karena manajemen telah mengambil langkah-langkah preventif atas kejadian ini. “Tidak ada kerugian di pihak nasabah,” katanya menyakinkan para nasabah Bank NTB Syariah yang sekiranya merasa was-was setelah membaca berita tentang hal itu di media.

“Hasil temuan kami ini sudah kami laporkan kepada OJK NTB pada tanggal 5 Februari 2021, sesaat setelah kejadian pertama kali diketahui. Ini adalah wujud sikap proaktif manajemen dalam menyikapi dugaan penyalahgunaan kewenangan ini,” jelas Kukuh.

Bank NTB Syariah lanjut Kukuh, memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan masukan dan dorongan untuk segera menyelesaikan permasalahan ini secara tegas, agar menjadi perhatian seluruh insan Bank NTB Syariah di dalam mengemban amanah secara lebih bertanggung jawab.

“Saat ini Divisi terkait sedang berproses mengumpulkan bukti-bukti sebelum dilaporkan ke APH,”ungkapnya.

Sebelumnya pada Jumat (26/3) sejumlah massa gabungan LSM di NTB melakukan unjukrasa di depan kantor Bank NTB Syariah Mataram atas dugaan kuat adanya perampokan uang nasabah oleh salah satu oknum selaku penyelia pelayanan non tunai di kantor cabang Pejanggik.

Massa unjukrasa mendesak gubernur NTB sebagai pemegang saham pengendali PT Bank NTB Syariah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran direksi PT Bank NTB Syariah.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemprov NTB  Targetkan 24 Ribu ASN, Dalam Gelar Pekan Literasi Digital Sektor Pemerintahan

24 April 2024 - 02:49 WITA

Pj Gubernur NTB Tutup Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan di Islamic Center

5 April 2024 - 16:08 WITA

MIM Foundation Berbagi Kebahagiaan dengan 500 Anak Yatim dalam Program Begibung Bersama Yatim, Dihadiri Walikota Mataram

1 April 2024 - 05:59 WITA

MUSDA V KAMMI, Rahmad Terpilih Jadi Ketua Umum PD KAMMI Sumbawa

18 Maret 2024 - 06:28 WITA

Menjelang Ramadhan, MIM Foundation Mendistribusikan 3800 Dus Air Mineral untuk Masjid di Nusa Tenggara Barat yang didukung oleh Bank Dinar

8 Maret 2024 - 10:37 WITA

PD KAMMI BIMA Mendesak Presiden Untuk Bersikap Netral Dalam Pilpres 2024 , Harus Menampilkan Sikap Negarawan

3 Februari 2024 - 21:06 WITA

Trending di News