Menu

Mode Gelap
 

News · 6 Nov 2020 11:17 WITA ·

KAMMI Mataram : Walikota Mataram Kedepan Harus Mampu Menyelesaikan Soal Sampah


 KAMMI Mataram : Walikota Mataram Kedepan Harus Mampu Menyelesaikan Soal Sampah Perbesar

ERANTB.COM. Mataram. Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Mataram dalam perhelatan pilkada 2020 turut menyoroti persoalan sampah di Kota Mataram yang tak kunjung selesai.

Pada Jum’at (6-11-2020) Kepala Bidang Kebijakan Publik Pengurus Daerah Mataram, Ogy Sugianto menyampaikan dan sangat menyayangkan kalo Kota Mataram belum maksimal mengelola sampah.

“Kota Mataram ini etalase dan episentrumnya NTB sehingga sangat memalukan kalo ada sampah tercecer di sembarang tempat, ungkapnya”.

Senada dengan hal itu, Sekertaris Jenderal KAMMI Mataram, Safti Juliadi mengharapkan dalam pilkada 2020 mampu melahirkan walikota yang menyelesaikan masalah sampah di Kota Mataram.

“Cost pilkada ini berbiaya mahal jangan sampai melahirkan produk pemimpin yang gagap menyelesaikan masalah termasuk soal sampah yang menggurita di Kota Mataram, ungkapnya”.

Hingga kini, produksi sampah dalam sehari bisa mencapai kurang lebih 400 ton. Sedangkan kemampuan dalam mengelola hanya sanggup sekitar 75 persennya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemprov NTB  Targetkan 24 Ribu ASN, Dalam Gelar Pekan Literasi Digital Sektor Pemerintahan

24 April 2024 - 02:49 WITA

Pj Gubernur NTB Tutup Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan di Islamic Center

5 April 2024 - 16:08 WITA

MIM Foundation Berbagi Kebahagiaan dengan 500 Anak Yatim dalam Program Begibung Bersama Yatim, Dihadiri Walikota Mataram

1 April 2024 - 05:59 WITA

MUSDA V KAMMI, Rahmad Terpilih Jadi Ketua Umum PD KAMMI Sumbawa

18 Maret 2024 - 06:28 WITA

Menjelang Ramadhan, MIM Foundation Mendistribusikan 3800 Dus Air Mineral untuk Masjid di Nusa Tenggara Barat yang didukung oleh Bank Dinar

8 Maret 2024 - 10:37 WITA

PD KAMMI BIMA Mendesak Presiden Untuk Bersikap Netral Dalam Pilpres 2024 , Harus Menampilkan Sikap Negarawan

3 Februari 2024 - 21:06 WITA

Trending di News