Menu

Mode Gelap
 

News · 21 Jun 2021 06:39 WITA ·

Pariwisata, Industrialisasi dan Pengembangan SDM, limpahan Perhatian Pemerintah Pusat Untuk NTB


 Pariwisata, Industrialisasi dan Pengembangan SDM, limpahan Perhatian Pemerintah Pusat Untuk NTB Perbesar

ERANTB.COM– Nusa Dua – Rapat pembahasan isu-isu strategis pembangunan di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat danNusa Tenggara Timur menghasilkan langkah-langkah terpadu dalam pengembangan kerjasama pemerintah pusat dan wilayah Bali – NTB – NTT. Khusus NTB, pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) RI akan menggelontorkan berbagai perhatian, khususnya dalam bidang Pariwisata, Industrialisasi dan pengembangan SDM.

“Kami merasa beruntung diberi kesempatan untuk ‘sharing’ membangun NTB. Terima kasih kepada Pak Menteri PPN/Bappenas yang memiliki perhatian besar untuk NTB” ucap Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, Sabtu (06/21), bertempat di Ballroom Mengiat II, Merusaka hotel, Nusa Dua, Bali.

Diplomasi dan komunikasi Gubernur NTB kepada pemerintah pusat berbuah manis. Untuk bidang pariwisata, Ir. Joshapat Rizal Primana, MSc Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas RI menyatakan direct Flight akan menjadi perhatian utama pemerintah pusat, khususnya menjelang berbagai event internasional di NTB seperti MotoGP, world superbike dan event lainnya. Sehingga perlu digesa penambahan direct flight di NTB.

“Terkait direct flight dengan Australia dan negara lain juga akan menjadi perhatian kami” tegas Rizal.

Sedangkan untuk Industrialisasi, Deputi Bidang Pengembangan Bappenas RI, Ir. Rudy Soeprihadi Prawiradinata menyampaikan akan mendukung STIPark dengan pembangunan infrastruktur melalui mekanisme KPBU.
“STIPark akan didukung berupa pembangunan infrastruktur melalui mekanisme KPBU, Pemprov NTB akan menjadi penanggungjawab diawali dengan studi untuk memastikan mekanisme tersebut” jelas Rudi.

Selain itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Suharso Monoarfa juga siap mendorong kebijakan afirmasi pendidikan. Dimana putra-putri NTB akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meraih beasiswa keluar negeri, khususnya di Eropa Timur.

“2023 dalam rangka mendorong daerah di timur, kita akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait agar bisa terapkan kebijakan aformasi dalam pengalokasian kedepan..” tegas Menteri Suharso.

Berkat diplomasi Doktor Zul, selain perhatian kepada pengembangan STIPark dan direct Flight. NTB juga akan mendapatkan perhatian lain dari pemerintah pusat untuk Penghijauan di daerah-daerah dengan lahan kritis, kemudian untuk program Food estate berupa bantuan pengadaan sapi. Selain itu, pada bidang kesehatan, RS Mandalika juga akan dioptimalkan melalui mekanisme dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Terakhir progres Smelter di pulau Sumbawa juga akan dimulai pada tahun 2023. (*diskominfotikntb)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Heboh ! Rafidin Laporkan Ketua DPRD Bima ke Kejaksaan Tinggi, Diduga Bagikan Pokir Rp31 Miliar Tanpa Mekanisme

4 Desember 2025 - 18:27 WITA

Aliansi Masyarakat Menggugat Soro Barat Desak Kejari Dompu Percepat Penanganan Dugaan Korupsi Dana Desa

4 Desember 2025 - 07:20 WITA

Sinkronisasi Program Infrastruktur Daerah, Bupati Buka Rakor Infrastruktur dan Kewilayahan Kabupaten Sumbawa 2025

1 Desember 2025 - 04:04 WITA

Ketum MIO Indonesia Tekankan Dua Amanat Penting, MIO NTB Siap Wujudkan Organisasi Berintegritas di Anniversary Ke-5

27 November 2025 - 21:49 WITA

Polsek Kempo Gelar Operasi Terpadu, Ratusan Botol Miras Berhasil Diamankan

22 November 2025 - 13:24 WITA

Akses Air Bersih Ditingkatkan, Wabup Ansori Resmikan Sumur Bor DAK 2025 di Kelungkung

22 November 2025 - 13:02 WITA

Trending di Kabupaten Sumbawa