Menu

Mode Gelap
 

News · 12 Nov 2020 08:26 WITA ·

Semua Ada Masanya, Bergembiralah


 Semua Ada Masanya, Bergembiralah Perbesar

Oleh : Achir Fahruddin

ERANTB.COM– Suatu hari, seorang sahabat yang dulunya sering saya perlakukan bak saudara sendiri tiba-tiba berubah, wataknya tidak seperti biasa, penghidupan yang ada telah membawa pada cerita dimana pendapatannya sudah relatif mapan.

Ada yang mengira, perubahan yang terjadi karena alur kehidupan yang dilalui kini berbeda, dulu meski sama-sama memulai dari bawah untuk bisa lulus kuliah dan bekerja, namun kini semuanya berubah.Memang tidak ada yang salah, tapi rasa selalu membuat penasaran mengapa ini terjadi.

Semua pertanyaan membuncah saat perubahan hadir apalagi berubahnya bukan pada kebiasaan yang ada namun diluar dugaan dari apa yang dipikirkan sebelumnya.Ini mungkin dinamika hidup, tapi membersamai kehidupan dalam tali silaturahim yang baik bukan dengan jalan meniadakan hubungan tapi mempererat meski hanya dengan bunga dan joke belaka.

Lalu bagaimana menafsirkannya? Sekilas beginilah kehidupan, ketika kita dibawah, orang akan selalu melihat kita berbeda dari mereka yang memiliki kelebihan harta, jabatan dan latar belakang keturunan. Sudah tidak asing lagi jika kita tidak memiliki uang, berasal dari keluarga yang papa, apalagi ditambah pernah terjatuh namun gagal untuk bangkit dengan segera, disaat inilah orang akan selalu menganggap bahwa kita bukan siapa-siapa.Cerita dan fenomena selalu mengajarkan kepada kita tentang akumulasi pengalaman masa lalu yang senantiasa membuat kita berubah.

Perubahan yang ada mestinya kearah yang positif, bukan seperti Qarun yang gila harta apalagi Firaun yang gila kuasa.Namun jarang diantara kita yang mampu memaknai pengalaman itu dan menjadikannya sebagai acuan dan pedoman dalam kehidupan pribadi. Orang yang berubah seperti cerita sahabat tersebut memang lumrah adanya, barangkali perubahan hidup yang drastis telah membawanya pada masa dimana dia harus bergelut dalam kerja, harta atau bahkan cita-cita hidup yang lebih mulia.

Orang bijak berujar “semua ada masanya” dan setiap masa pasti menceritakan lembaran cerita kehidupan individu yang akan terus kita ingat. Sejatinya masa yang merupakan rentang waktu dalam kehidupan seseorang adalah tolak ukur untuk berbenah, masa akan tetap ada sampai diruntuhkan namun usia manusia juga akan ada batasannya meski jarang ada yang mampu mencapai hingga setengah abad lamanya.Meratapi sebuah perubahan dari orang yang kita kenal baik dan bersahabat memungkinkan kita untuk melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Disinilah keikhlasan bersahabat dilihat, keikhlasan dalam arti tidak menempatkan semua kebaikan yang dilakukan sebagai suatu keuntungan balik yang sejatinya wajib diterima. Akan tetapi, pemaknaan hakiki bahwa apapun yang kita lakukan harus menjadi pembelajaran dengan merelakan segala kebaikan menjadi amal ibadah yang tidak perlu diingat.

Belajar di universitas kehidupan ini ternyata lebih fleksibel dan dinamis daripada belajar di alam akademik.

Penambahan usia di universitas kehidupan akan selalu membawa kita pada kebijaksanaan sedangkan dunia akademik lebih pada perubahan cara kita berfikir. Akan selalu ada tarik ulur yang tidak pernah kita duga sebelumnya tetapi ini sangat mengasyikkan karena tempat berpulang semua rasa adalah alam selanjutnya yang kekal.Kefanaan ini adalah proses, pencaharian kita tentang dunia boleh jadi memalingkan kita dari silaturahim tetapi semua akan ada masanya. Bergembiralah dalam setiap fase kehidupan ini…

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemprov NTB  Targetkan 24 Ribu ASN, Dalam Gelar Pekan Literasi Digital Sektor Pemerintahan

24 April 2024 - 02:49 WITA

Pj Gubernur NTB Tutup Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan di Islamic Center

5 April 2024 - 16:08 WITA

MIM Foundation Berbagi Kebahagiaan dengan 500 Anak Yatim dalam Program Begibung Bersama Yatim, Dihadiri Walikota Mataram

1 April 2024 - 05:59 WITA

MUSDA V KAMMI, Rahmad Terpilih Jadi Ketua Umum PD KAMMI Sumbawa

18 Maret 2024 - 06:28 WITA

Menjelang Ramadhan, MIM Foundation Mendistribusikan 3800 Dus Air Mineral untuk Masjid di Nusa Tenggara Barat yang didukung oleh Bank Dinar

8 Maret 2024 - 10:37 WITA

PD KAMMI BIMA Mendesak Presiden Untuk Bersikap Netral Dalam Pilpres 2024 , Harus Menampilkan Sikap Negarawan

3 Februari 2024 - 21:06 WITA

Trending di News