Menu

Mode Gelap

News · 23 Agu 2020 09:36 WITA ·

Tanam Tembakau cukup menjanjikan, Petani Tolo Oi harapkan Bantuan Sumur Bor


 Tanam Tembakau cukup menjanjikan,  Petani Tolo Oi harapkan Bantuan Sumur Bor Perbesar

ERANTB.COM– Sumbawa, Petani di Desa Tolo Oi Kecamatan Tarano tengah bersemangat menaman, merawat dan memanen tembakau. Tanaman satu ini selain menguntungkan, juga menjadi alternatif pasca panen jagung sejak 3 tahun terakhir. Karena tidak terlalu banyak membutuhkan air, komoditas bahan baku pembuatan rokok ini menjadi primadona saat musim kemarau tiba. Selain itu, tembakau juga tidak disukai oleh hewan ternak, sehingga lebih mudah dalam merawatnya. Demikian disampaikan Muhammad Fauzi petani muda Desa Tolo’Oi minggu (23/8) kepada ERA NTB.

Menurutnya, menanam tembakau lebih menguntungkan dari pada tanaman lain seperti jagung, kedelai, kacang hijau dan lainnya.

Petani sedang Pengeringan tembakau Tolo oi

Ia menyebutkan, proses pemasarannya sangat mudah, karena sudah ada perusahaan siap membeli dengan harga minimal yang sudah di tetapkan sejak awal.

Lebih jauh sambungnya, pihak perusahan juga selalu memberikan pendampingan kepada petani dalam bentuk fasilitas, penyululuhan dan pendampingan agar dapat meningkatkan produktifitas dan kualitas hasil panen tembakau.

“Sangat menggiurkan keuantungannya, per satu hektar tanaman tembakau kami bisa meraup 75 juta rupiah dalam kurun waktu tanam hanya seratus hari hingga akhir masa panen” katanya.

Sementara, suhu ekstrim pada musim kemarau tahun ini menyebabkan sejumlah sumur petani mengalami kekeringan. Muhammad Fauzi mengungkapkan cukup kesulitan mendapatkan air untuk menyiram tanaman tembakau.

Kedepan, ia berharap pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian kabupaten Sumbawa bisa membantu petani dengan sumur bor agar debit air sumur tidak mudah mengalami kekeringan.

“Kami berharap dana aspirasi dari anggota DPRD baik kabupaten maupun provinsi bisa direalisasikan dalam bentuk bantuan sumur bor agar para petani dapat lebih mudah dalam menanam tembakau dimusim kemarau” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mahasiswi Asal KSB Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Gomong, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

18 Mei 2026 - 20:46 WITA

Pemkab Sumbawa Dorong OPD Aktif Perbarui Website dan Media Sosial

18 Mei 2026 - 16:50 WITA

RSUP NTB Lunas dari Utang Rp91 Miliar, Fokus Benahi Pelayanan dan Tata Kelola

17 Mei 2026 - 23:04 WITA

Sengketa Tanah Warga di Sembalun Masuki Babak Akhir, Publik Soroti Dugaan Cacat Administrasi

17 Mei 2026 - 11:12 WITA

Gubernur Iqbal: Saatnya UMKM NTB Naik Kelas dan Siap Bersaing dikancah Global

15 Mei 2026 - 09:45 WITA

Sekda NTB Lantik 35 Pejabat Fungsional, Perkuat Birokrasi Fleksibel dan Berbasis Kinerja

14 Mei 2026 - 20:05 WITA

Trending di News