Erantb.com – Lombok Timur – Hari pertama Anugerah Pemuda Berprestasi Provinsi NTB 2025 resmi dimulai pada Senin, 8 Desember 2025, dengan agenda capacity building di Ekowisata Bale Mangrove, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pembelajaran tentang kepedulian lingkungan, tetapi juga menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai pelopor perubahan yang mampu membawa dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan inspirasi langsung dari Lukman, pengelola Bale Mangrove, yang berhasil mengubah kawasan bekas tempat pembuangan sampah menjadi destinasi wisata mangrove beromzet miliaran rupiah. Transformasi tersebut menjadi bukti bahwa inovasi pemuda dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.
“Banyak yang tidak percaya kawasan ini bisa berubah. Tapi saya yakin kalau kita memulai dari langkah kecil, perubahan besar bisa terwujud. Pemuda harus berani mencoba dan membawa manfaat bagi lingkungannya,” ujar Lukman.
Sebelum sesi diskusi, para peserta bersama DISPORA NTB melaksanakan aksi penanaman mangrove dan bersih sampah di sekitar kawasan. Aktivitas ini menjadi simbol komitmen pemuda NTB untuk bergerak nyata dan berkontribusi bagi daerah.
Kabid PDS Kepemudaan Dispora NTB, H. Ajik Tarmidzi, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan karakter pemimpin muda yang mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya soal belajar tentang lingkungan, tetapi tentang bagaimana pemuda bisa menjadi motor perubahan. Kami ingin peserta memahami bahwa inisiatif sederhana sekalipun bisa berdampak besar ketika dikelola dengan komitmen dan semangat kolaborasi,” jelasnya.
Salah satu peserta, Fatih, delegasi NTB untuk Pertukaran Pemuda Antar Provinsi 2025 di Bali, juga menyampaikan pengalamannya.
“Kegiatan ini membuka wawasan saya bahwa penjagaan pesisir hanyalah satu contoh kecil bagaimana pemuda bisa memberi kontribusi. Yang lebih penting adalah keberanian untuk terlibat, berkolaborasi, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Berinteraksi dengan pemuda berprestasi lainnya memberi energi positif untuk terus bergerak,” tuturnya.
Setelah sesi inspiratif, peserta diajak mengelilingi kawasan Bale Mangrove untuk melihat langsung proses pengelolaan ekowisata oleh masyarakat setempat. Momen ini menjadi ruang penting untuk bertukar perspektif, membangun jejaring, dan memperkuat kepercayaan diri pemuda NTB dalam membawa perubahan.
Hari pertama ini menjadi bukti bahwa pemuda NTB memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak yang menghadirkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan. DISPORA NTB berharap rangkaian kegiatan Anugerah Pemuda Berprestasi 2025 dapat semakin memotivasi pemuda untuk berinovasi dan mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.

























