Sekretaris Daerah Provinsi NTB Abdul Chair (kiri) saat memimpin rapat koordinasi persiapan NTB sebagai tuan rumah Rapat Kerja APPSI Tahun 2026 di Kantor Gubernur NTB, Senin (13/7/2026). (Foto: Istimewa/Era NTB)
MATARAM, ERANTB — Kepercayaan pemerintah pusat terhadap kapasitas Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam menggelar forum-forum berskala besar kian tak terbendung. Setelah sukses menyedot perhatian lewat rangkaian agenda kementerian serta kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto, Bumi Gora kini kembali dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2026.
Forum pembuat kebijakan tingkat tinggi ini dijadwalkan akan dihadiri oleh para Gubernur dan Wakil Gubernur dari seluruh penjuru tanah air, serta rencananya dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Guna memastikan perhelatan akbar ini berjalan tanpa celah, Pemerintah Provinsi NTB bergerak cepat menggelar rapat koordinasi persiapan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abdul Chair, Ak., di Kantor Gubernur NTB pada Senin (13/7/2026). Pertemuan penting ini dihadiri oleh jajaran Asisten Sekda, kepala perangkat daerah, kepala biro, hingga seluruh unsur kepanitiaan.
Dalam arahannya, Abdul Chair menekankan bahwa amanah sebagai tuan rumah Raker APPSI bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijaga bersama.
“Seluruh perangkat daerah harus bekerja secara terpadu, profesional, dan responsif agar setiap tahapan penyelenggaraan berjalan sesuai rencana. Keberhasilan forum nasional ini tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada seluruh tamu, mulai dari penyambutan, protokoler, transportasi, akomodasi, keamanan, kesehatan, kebersihan, publikasi, hingga kesiapan lokasi kegiatan,” tegas Abdul Chair.
Raker APPSI Tahun 2026 kali ini mengusung tema yang sangat krusial bagi masa depan ekonomi pasca-pandemi, yaitu “Pemberdayaan UMKM dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah”. Tema ini dinilai sangat selaras dengan komitmen Pemprov NTB yang selama ini gencar memperkuat ekonomi kerakyatan melalui stimulasi produk lokal dan ekonomi kreatif.
Tak hanya duduk di ruang sidang, para kepala daerah se-Indonesia nantinya akan disuguhi berbagai potensi unggulan NTB melalui pameran produk UMKM, promosi industri kreatif, pertunjukan seni budaya, hingga kunjungan langsung ke destinasi wisata kelas dunia. Momentum emas ini diharapkan menjadi jembatan untuk memperluas jejaring kerja sama antardaerah sekaligus membuka keran investasi baru di NTB.
Meningkatnya intensitas NTB sebagai episentrum agenda strategis nasional menjadi bukti nyata bahwa kapasitas infrastruktur dan koordinasi daerah ini telah diakui secara luas oleh pemerintah pusat.
Menutup persiapan ini, Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk menyukseskan acara ini dari segala sisi, baik secara manajerial kegiatan maupun dampak substansialnya bagi perekonomian.
“Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen menjadikan Raker APPSI Tahun 2026 tidak hanya sukses sebagai penyelenggaraan acara, tetapi juga menghasilkan rekomendasi strategis bagi penguatan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM. Di saat yang sama, forum ini menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi investasi, pariwisata, budaya, dan produk unggulan NTB kepada para kepala daerah dari seluruh Indonesia, sekaligus semakin memperkokoh posisi NTB sebagai salah satu pusat penyelenggaraan agenda nasional. Alhamdulillah, kepercayaan pemerintah pusat terhadap Nusa Tenggara Barat sebagai tuan rumah berbagai agenda nasional terus menguat,” pungkas Ahsanul optimis. (Kominfotik)

























