ERANTB.COM- Jakarta – Menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) ke-V yang akan digelar 27–29 Oktober 2025 di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat, muncul dinamika baru dalam pencalonan Ketua Umum.
Dr. Ir. Raden Kun Wardana Abyoto, M.T., yang dikenal publik sebagai Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta jalur independen tahun 2024, secara resmi menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum IPJI. Dalam visinya, ia menekankan pentingnya digitalisasi informasi untuk memperkuat daya saing jurnalis di era digital yang kian kompetitif.
“IPJI ke depan harus menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan era digital. Program digitalisasi informasi akan memperkuat kapasitas jurnalis agar mampu mengelola, memverifikasi, dan menyajikan informasi dengan dukungan teknologi terkini, termasuk Artificial Intelligence (AI). Saya siap maju dan bekerja sama dengan semua pihak demi suksesnya Munas IPJI,” tegas Dr. Kun.
Dukungan terhadap pencalonan Dr. Kun datang dari berbagai pihak. Ketua Umum Cerdas Waspada Investasi Global (CWIG), Henry Hosang, menilai Dr. Kun figur tepat untuk membawa IPJI ke arah yang lebih modern, profesional, dan adaptif. “CWIG siap mendukung penuh pencalonan beliau,” ujarnya.
Sebagai rangkaian Munas, pada 28 Oktober 2025 bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, IPJI akan menggelar Deklarasi Nasional sekaligus Seminar Kebangsaan bertema “Peran Jurnalis dalam Mengelola Sistem AI di Era Digital.” Seminar ini menghadirkan narasumber utama, antara lain Dr. H. Bambang Soesatyo, S.E., S.H., M.BA. (Anggota Komisi III DPR RI) serta Dr. Juri Ardiantoro, M.Si. (Wakil Menteri Sekretaris Negara).
Ketua OC Munas IPJI ke-V, Christy Andrini, S.M., menyatakan bahwa Munas tahun ini bukan sekadar pemilihan ketua umum baru, tetapi juga peneguhan komitmen kebangsaan. “Momentum Sumpah Pemuda akan menjadi momen bersejarah, di mana jurnalis menegaskan perannya menjaga marwah demokrasi di era digital,” katanya.
Rencananya, Munas IPJI ke-V akan dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri, Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dan dihadiri tokoh-tokoh nasional lintas sektor.



















