MATARAM, ERANTB — Pemerintah Kota Mataram resmi memperpanjang perjanjian kerja sama pengelolaan kawasan Cilinaya dengan PT Pacific Cilinaya Fantasy (PCF) untuk 20 tahun ke depan hingga tahun 2046. Keputusan strategis ini diambil setelah melalui proses pembahasan panjang dan ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Pendopo Wali Kota Mataram, Kamis (9/7/2026).
Langkah perpanjangan kontrak ini dilakukan setelah PT PCF merampungkan seluruh kewajiban pembayaran royalti kepada Pemerintah Kota Mataram sebesar Rp4,964 milliar untuk periode pengelolaan 2021–2026. Pemerintah daerah menegaskan bahwa keberlanjutan kerja sama ini tidak hanya bersandar pada pemenuhan kewajiban finansial dan aturan hukum, namun juga didasarkan pada kontribusi nyata kawasan tersebut terhadap roda perekonomian lokal.
Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menjelaskan bahwa aspek historis dan dampak sosial kemasyarakatan menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam memberikan ruang bagi PT PCF untuk melanjutkan pengelolaan salah satu pusat aktivitas ekonomi ikonik di Mataram tersebut.
“Setiap keputusan yang kami ambil tidak hanya melihat aspek yuridis, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosiologis serta berbagai pertimbangan lainnya. Atas dasar itu, kami memberikan kesempatan kepada PT PCF untuk melanjutkan kerja sama pengelolaan kawasan Cilinaya. Kami berharap pengelolaannya semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun Pemerintah Kota Mataram,” ujar Mohan.
Di sisi lain, pihak pengelola menyambut positif keputusan ini sebagai momentum untuk melakukan transformasi kawasan agar lebih relevan dengan perkembangan zaman, termasuk dalam hal penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Direktur PT Pacific Cilinaya Fantasy, Putu Thedy Surya Diputra, menyatakan komitmennya untuk menjaga transparansi dan profesionalitas dalam merealisasikan poin-poin kesepakatan baru yang telah ditandatangani.
“Kami berkomitmen menjaga kepercayaan ini dengan menghadirkan pengelolaan yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Ke depan kami juga akan melakukan berbagai pembenahan agar kawasan Cilinaya semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tegas Putu Thedy.
Kebijakan ini akan terus ditinjau dan diperdalam lebih lanjut karena masih ada beberapa pembahasan lanjutan terkait tahap implementasi kerja sama.* Pemerintah Kota Mataram berharap proses selanjutnya berjalan optimal dan dapat menghasilkan kontribusi PAD yang signifikan bagi pembangunan Kota Mataram.

























