Menu

Mode Gelap

Nasional · 11 Jun 2025 09:02 WITA ·

Wamen Fahri Hamzah Dorong Revolusi Energi-Pangan dari Tiu Suntuk


 Wamen Fahri Hamzah Dorong Revolusi Energi-Pangan dari Tiu Suntuk Perbesar

Sumber Foto : Kompas.com

//Revolusi Energi dan Pangan Dimulai dari Sumbawa Barat//

ERANTB.COM–Sumbawa Barat- Pemerintah pusat menaruh perhatian besar terhadap potensi strategis Bendungan Tiu Suntuk di Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam kunjungan kerjanya beberapa hari lalu, Wakil Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Wamen PUPR), Fahri Hamzah, meninjau langsung perkembangan pemanfaatan bendungan tersebut.

Kunjungan ini disambut oleh Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, beserta jajaran pemerintah daerah terkait. Dalam pertemuan di lokasi bendungan, Wamen Fahri mengungkapkan bahwa Tiu Suntuk memiliki nilai strategis bagi revolusi energi dan ketahanan pangan di kawasan timur Indonesia.

Tiga Sektor Prioritas: Energi, Pangan, dan Pariwisata

Bendungan Tiu Suntuk diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan multisektor, meliputi:

Ketahanan Energi: Rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung pasokan listrik berkelanjutan di kawasan.

Pertanian dan Perikanan: Pemanfaatan air bendungan untuk irigasi pertanian dan pengembangan budidaya perikanan air tawar.

Pariwisata Berbasis Alam: Pengembangan kawasan bendungan sebagai destinasi wisata yang menyatu dengan potensi alam Sumbawa Barat.

“Ini bukan semata pembangunan infrastruktur, tapi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan energi dan pangan,” tegas Fahri, seperti dikutip dari Kompas.com. Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan sinergi lintas kementerian, termasuk Kementerian PUPR, Kemenko Marves, dan Kementerian Pertanian.

Perbaikan Rumah Tak Layak Huni: Target 2 Juta Unit

Selain membahas bendungan, Fahri juga menyoroti program nasional Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk merenovasi 2 juta rumah tidak layak huni. Program ini difokuskan pada wilayah perdesaan, pesisir, dan daerah tertinggal.

“Pemda perlu menyiapkan proposal secara digital agar alokasi bantuan bisa cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Respons Pemda Sumbawa Barat

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh rencana pengembangan terpadu bendungan Tiu Suntuk.

“Kami akan segera menyusun proposal dan intensifkan koordinasi dengan pemerintah pusat agar manfaat bendungan ini segera dirasakan masyarakat,” ucapnya.

Dengan rencana besar ini, Sumbawa Barat berpotensi menjadi episentrum baru pembangunan energi hijau dan ketahanan pangan di kawasan timur Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pembentukan Universitas Republik Indonesia, Visi Besar atau Prioritas yang Keliru?

31 Juli 2026 - 02:25 WITA

NTB Tuan Rumah Forum Pemuda ASEAN 2026, Langkah Strategis Menuju Ikon Pariwisata Mendunia

27 Juli 2026 - 12:33 WITA

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ikut Awasi Pajak, Solusi atau Masalah Baru?

27 Juli 2026 - 02:32 WITA

Viral Fenomena “Lapor Pak Kami Sudah Pindah ke Negara Lain”, Pemerintah Resmi Lansung Naikkan Biaya Lepas Status WNI Jadi Rp5 Juta

24 Juli 2026 - 20:24 WITA

Wacana Zakat Jadi Pengurang Pajak Menguat, Baznas Yakin Pajak Negara Tetap Aman

19 Juli 2026 - 03:47 WITA

Desa Meninting Wakili NTB dalam Lomba 3 Pila, Bentuk Soliditas Aparat Desa dan Kerja Nyata Kamtibmas

17 Juli 2026 - 20:54 WITA

Trending di Desaku