Menu

Mode Gelap

Nasional · 12 Agu 2025 23:04 WITA ·

KAMMI Apresiasi Kebijakan Menristekdikti Libatkan Aktivis Kampus dalam Riset, Beri Catatan Soal Ruang Demokrasi


 KAMMI Apresiasi Kebijakan Menristekdikti Libatkan Aktivis Kampus dalam Riset, Beri Catatan Soal Ruang Demokrasi Perbesar

 

ERANTB.COM- Jakarta- Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) Nazmul Watan, M.Sc, menyampaikan apresiasi kepada Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Brian atas kebijakan mengalokasikan dana Rp1,9 triliun untuk mendukung riset yang melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di seluruh Indonesia.

Nazmul menilai langkah ini sebagai terobosan bersejarah yang memposisikan mahasiswa bukan hanya sebagai agent of change di ranah wacana, tetapi juga agen solusi dengan karya nyata berbasis riset dan inovasi.

“Riset adalah napas kemajuan peradaban. Ketika mahasiswa diberi ruang, kepercayaan, dan dukungan sumber daya, gagasan mereka bisa menjelma menjadi solusi konkret yang menjawab tantangan zaman,” ujarnya di Jakarta, Selasa (12/8).

Menurutnya, keterlibatan BEM akan memperkuat kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dan industri sesuai paradigma triple helix yang efektif mengakselerasi inovasi. Ia juga menekankan bahwa kritik berbasis riset akan lebih berpeluang diadopsi menjadi kebijakan publik.

Namun, Nazmul menanggapi keras pernyataan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IV, Lukman, yang menyebut dana proyek Rp200–300 juta per proposal untuk BEM “lebih berguna ketimbang aksi demonstrasi.”

“Demonstrasi adalah bagian penting dari tradisi akademik dan medium kritis menyuarakan aspirasi. Pemberian dana besar tidak boleh menjadi alasan membungkam ruang demokrasi,” tegasnya.

KAMMI, kata Nazmul, mendesak agar pemerintah dan kampus memberi ruang seimbang antara inovasi dan kebebasan berpendapat secara damai. Ia memastikan KAMMI siap menjadi mitra strategis agar program berjalan optimal dan mendorong kader yang memimpin BEM untuk memaksimalkan peluang ini demi penguatan kapasitas intelektual dan kesejahteraan masyarakat.

“Ini bukan hanya soal Rp1,9 triliun, tapi investasi jangka panjang pada masa depan bangsa,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mendes Yandri: Jika Kopdes Sudah Kuat, Ekspansi Alfamart–Indomaret Harus Disetop

22 Februari 2026 - 07:40 WITA

Bareskrim Tetapkan Eks Kapolres Bima Kota Tersangka, Komitmen Bersih-Bersih Internal Polri

16 Februari 2026 - 19:48 WITA

Menteri Kelautan dan Perikanan Dukung Pembangunan Kampung Nelayan di Kabupaten Bima

10 Februari 2026 - 22:47 WITA

Nanang Nasiruddin Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Kebijakan dalam Bimtek DPRD

7 Februari 2026 - 16:26 WITA

Mori Hanafi Apresiasi Perjuangan Tim SAR dalam Misi Kemanusiaan di Maros

19 Januari 2026 - 08:26 WITA

Mori Hanafi Apresiasi Tarif Tol Bandara Soetta Golongan I Tetap Berlaku

5 Januari 2026 - 19:58 WITA

Trending di Nasional