Menu

Mode Gelap

Budaya & Hiburan · 6 Mei 2025 21:23 WITA ·

Pemkab Bima dan Wahid Foundation Hadirkan Festival Perdamaian di 12 Kampung


 Pemkab Bima dan Wahid Foundation Hadirkan Festival Perdamaian di 12 Kampung Perbesar

 

ERANTB.COM- Bima– Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.IP., secara resmi membuka Festival Kampo Mahawo dengan pemukulan gong di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima, Selasa (6/05/25)

Festival ini mengusung tema “Kasama Rasa, Kasama Weki Kasabua Ade” yang berarti kebersamaan dalam rasa, kehendak, dan tata nilai adat. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Wahid Foundation, La Rimpu, LP2DER, dan berbagai mitra strategis di Kabupaten dan Kota Bima.

Hadir dalam acara ini sejumlah tokoh nasional dan internasional, antara lain:

Yenny Wahid, Direktur Wahid Foundation

Mrs. Ulziisuren Jamsran, Perwakilan Program UN Women untuk ASEAN

Hj. Indah Dhamayanti Putri, Wakil Gubernur NTB

Ady Mahyudi, Bupati Bima

dr. H. Irfan Zubaidy, Wakil Bupati Bima

Prof. Dr. Abdul Wahid, Pembina La Rimpu

Prof. Dr. Atun Wardatun, Direktur La Rimpu

Siti Kholisoh, Direktur Pelaksana Wahid Foundation

Dalam sambutannya, Mrs. Ulziisuren Jamsran menyampaikan bahwa testimoni warga dari desa dan kelurahan dampingan perlu didengar oleh para pemimpin dunia.

“Festival Kampo Mahawo merupakan langkah nyata dalam menyelesaikan konflik yang memerlukan upaya berkelanjutan, termasuk dalam perencanaan dan alokasi anggaran untuk membangun perdamaian,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Gubernur NTB menyatakan bahwa Festival Kampo Mahawo memiliki makna mendalam bagi masyarakat Bima.

Ia mengapresiasi peran perempuan dalam penyelesaian konflik, sebagaimana terlihat dari keberhasilan program pendampingan di 12 desa dan kelurahan.

Sementara itu, Bupati Bima, Ady Mahyudi, turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh mitra yang terlibat. “Forum lintas desa dan kelurahan ini bukan hanya wadah berbagi pengalaman, tetapi juga membangun komitmen bersama menjaga perdamaian sebagai syarat utama pembangunan,” tegasnya.

Adapun 12 desa dan kelurahan dampingan program La Rimpu meliputi:
Desa Dadibou, Kalampa, Ncera, Penapali, Rato, Renda, Roi, Roka, Samili (Kabupaten Bima) serta Kelurahan Dara, Paruga, dan Penatoi (Kota Bima).

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Museum Civilization Mandalika Dibuka, Warisan Budaya NTB Mendunia Lewat MotoGP 2025

3 Oktober 2025 - 09:06 WITA

Besok Festival Perak NTB 2025, Sandiaga Uno: Saatnya Nostalgia Permainan Rakyat

20 September 2025 - 23:12 WITA

Gekrafs NTB Siap Gelar Festival PERAK, Tokoh Budaya Hingga Pariwisata Beri Apresiasi

4 September 2025 - 10:36 WITA

Senggigi Art Serenade: Harmoni Seni dan Musik yang Memikat di Sudamala Resort

2 Agustus 2025 - 20:24 WITA

Fornas VIII NTB Sukses: 18 Ribu Peserta, Ditutup Konser Akbar

1 Agustus 2025 - 06:17 WITA

Kolaborasi Musik Tradisional-Modern Tampilkan Penutup Spektakuler Festival Pesona Dana Mbojo 2025

13 Juli 2025 - 12:46 WITA

Trending di Budaya & Hiburan