ERANTB.COM- Dompu- Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) memperketat pengamanan di area PT Sumbawa Timur Mining (STM) di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, pasca unjuk rasa yang berujung ricuh, Minggu (10/8/2025).
Pengamanan dilakukan oleh personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit), Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda NTB, dan Polres Dompu. Penjagaan difokuskan di tiga titik strategis perusahaan: Pos New Staging, Pos Sleper Cam, dan Pos Manggadoro.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid SIK, mengatakan, personel tidak hanya mengawasi pintu keluar-masuk karyawan, tetapi juga melakukan patroli dan pemantauan di sekitar ketiga pos tersebut.
Pengamanan ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan terhadap staf dan karyawan PT STM yang masih beraktivitas di area kerja,” ujarnya.
Sejak Oktober 2024, PT STM menghentikan seluruh kegiatan operasional untuk waktu yang belum ditentukan, menyusul kericuhan akibat aksi protes pada akhir tahun lalu. Meski demikian, sejumlah tenaga teknis masih bertugas melakukan pemeliharaan peralatan dan aset perusahaan.
Kombes Kholid menegaskan bahwa kawasan PT STM di Hu’u merupakan objek vital yang wajib mendapatkan pengamanan sesuai ketentuan pemerintah.
“Kami memastikan keamanan di wilayah tersebut agar tetap kondusif,” tegasnya.
























