Menu

Mode Gelap

News · 4 Jun 2026 05:54 WITA ·

Kericuhan Poto Tano Jadi Alarm, EW LMND NTB Desak Pemerintah Segera Beri Kepastian PPS


 Kericuhan Poto Tano Jadi Alarm, EW LMND NTB Desak Pemerintah Segera Beri Kepastian PPS Perbesar

Mataram, ERANTB.COM– Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND) Nusa Tenggara Barat menyoroti aksi massa yang dilakukan Aliansi Percepatan Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) yang terus berlangsung dalam beberapa hari terakhir di berbagai wilayah Pulau Sumbawa. pemerintah pusat dan DPR RI belum menunjukkan langkah konkret untuk merespons aspirasi masyarakat yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun.

Ketua EW LMND NTB, Muhammad Ramadhan, mengatakan bahwa gelombang aksi yang terus berlanjut merupakan akumulasi dari kekecewaan masyarakat terhadap ketidakjelasan sikap pemerintah terkait pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa.

Menurutnya, selama aspirasi tersebut tidak mendapatkan kepastian politik dan hukum, maka potensi mobilisasi massa akan terus terjadi di berbagai daerah. Ia menegaskan bahwa negara tidak boleh menutup mata terhadap dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat Pulau Sumbawa. Aspirasi yang disuarakan secara konsisten selama bertahun-tahun semestinya mendapatkan ruang dialog yang serius dari pemerintah pusat maupun DPR RI.

Ramadhan juga menyoroti sejumlah aksi pemblokiran jalan yang terjadi di beberapa titik strategis selama rangkaian demonstrasi berlangsung. Menurutnya, langkah tersebut memang lahir dari kekecewaan massa aksi, namun dampaknya sangat besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Ketika akses transportasi dan distribusi barang terganggu, maka sektor perdagangan, logistik, hingga mobilitas masyarakat ikut terdampak. Pulau Sumbawa yang sangat bergantung pada kelancaran arus barang dan jasa tentu akan mengalami kerugian ekonomi apabila situasi ini berlangsung dalam waktu yang lama.

Berbagai pihak sebelumnya juga mengingatkan bahwa gangguan terhadap akses menuju Pelabuhan Poto Tano berpotensi menghambat distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, EW LMND NTB menilai kericuhan yang terjadi dalam aksi PPS di kawasan Pelabuhan Poto Tano, termasuk aksi saling dorong antara massa dan aparat keamanan, merupakan gambaran nyata meningkatnya ketegangan di lapangan.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa persoalan pemekaran Pulau Sumbawa bukan lagi sekadar isu administratif, melainkan telah berkembang menjadi persoalan sosial-politik yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Massa aksi yang berupaya mendekati area pelabuhan dan benturan yang terjadi dengan aparat menjadi sinyal bahwa eskalasi konflik dapat meningkat apabila tidak segera direspons melalui pendekatan dialogis dan solusi yang jelas.

“Kericuhan yang terjadi di Poto Tano harus menjadi alarm bagi pemerintah pusat dan DPR RI. Jangan sampai aspirasi masyarakat yang tidak kunjung mendapatkan kepastian justru melahirkan ketegangan sosial yang lebih besar. Negara harus hadir memberikan jawaban, bukan sekadar membiarkan masyarakat terus menunggu tanpa kepastian,” tegas Muhammad Ramadhan.

EW LMND NTB juga mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak konstitusional warga negara yang harus dihormati. Namun di sisi lain, seluruh pihak perlu mengedepankan langkah-langkah yang tidak merugikan masyarakat luas. EW LMND NTB mendorong pemerintah pusat segera membuka ruang komunikasi yang konstruktif dengan seluruh elemen masyarakat Pulau Sumbawa agar tuntutan yang berkembang dapat disikapi secara terbuka, demokratis, dan berkeadilan.

Menurut Ramadhan, kejelasan sikap pemerintah merupakan kunci untuk meredam ketegangan sekaligus menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di Pulau Sumbawa.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ribuan Pelari Padati NTB, Pocari Sweat Run Sukses ‘Sihir’ Sektor Pariwisata dan Ekonomi Lokal

13 Juli 2026 - 17:08 WITA

Pemerintah Presiden Prabowo Berpihak kepada Rakyat, Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Wujudkan Kemandirian Nasional

11 Juli 2026 - 10:12 WITA

Sambut Kunjungan Presiden Prabowo ke Lombok, DPM Unram Siapkan Aksi Damai dan Serahkan Kajian Nasional

10 Juli 2026 - 16:39 WITA

Miq Iqbal Pastikan Porprov XII NTB Tetap Berkualitas di Tengah Efisiensi Anggaran

26 Juni 2026 - 14:38 WITA

Pemprov NTB Perkuat Perang Melawan Stunting dan Kemiskinan Lewat Desa Berdaya

25 Juni 2026 - 14:41 WITA

Tingginya SILPA APBD NTB 2025 Dinilai Lebih Dipengaruhi Kendala Administrasi

24 Juni 2026 - 17:47 WITA

Trending di News