Menu ✖

Mode Gelap

News · 15 Okt 2025 02:06 WITA ·

Generasi Muda Harus Terlibat: KAMMI Ajak Kemensos Kolaborasi Lewat Social Impact Initiative


 Generasi Muda Harus Terlibat: KAMMI Ajak Kemensos Kolaborasi Lewat Social Impact Initiative Perbesar

 

Jakarta, ERANTB.COM- Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, menerima audiensi dari Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) di kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta.
Rombongan KAMMI dipimpin oleh Sekretaris Jenderal PP KAMMI, Nazmul Watan, beserta sejumlah ketua bidang.

Dalam pertemuan tersebut, KAMMI menyampaikan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian publik, antara lain soal pelibatan anak muda dalam program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti Sekolah Rakyat, serta perbaikan data penerima bantuan sosial (bansos) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang dinilai masih belum akurat dan belum tepat sasaran.

Nazmul Watan menegaskan perlunya pembaruan data penerima bansos dilakukan secara berkala, minimal setiap tiga bulan sekali, guna mencegah konflik sosial di masyarakat.

Realitas di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak penerima PKH atau bansos yang berasal dari keluarga aparatur desa atau kelurahan. Ini perlu dikoreksi agar keadilan sosial benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Nazmul.

Selain memberikan kritik dan masukan, KAMMI juga memperkenalkan program unggulannya bertajuk Social Impact Initiative  sebuah gerakan sosial yang digagas oleh Bidang Sosial Masyarakat (Sosmas) PP KAMMI.
Program ini bertujuan mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan komunitas, mahasiswa, dan lembaga pemerintah, termasuk Kementerian Sosial.

Program Social Impact Initiative memiliki empat fokus utama:

1. Meningkatkan kapasitas anak muda dalam isu kesejahteraan sosial, inklusi, dan pemberdayaan komunitas.

2. Menumbuhkan budaya volunteerism dan tanggung jawab sosial di kalangan pemuda.

3. Melahirkan sedikitnya 30 inovasi sosial berbasis komunitas yang dapat direplikasi di berbagai daerah.

4. Menghubungkan peserta dengan unit layanan sosial Kemensos RI untuk peluang magang dan kolaborasi.

Rencananya, program ini akan dijalankan di 10 provinsi prioritas, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Papua — berdasarkan potensi kepemudaan serta kesiapan mitra lokal.

Menanggapi hal tersebut, Wamen Sos Agus Jabo Priyono mengapresiasi kepedulian dan gagasan KAMMI terhadap isu sosial nasional.

“Kritik dan ide dari generasi muda seperti KAMMI sangat penting untuk memperkuat inovasi sosial dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor sosial,” ungkapnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama bahwa KAMMI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan sosial, melalui semangat kolaboratif dan meaningful youth participation.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dari Reformasi ke Indonesia Emas 2045, Rahman Toha Dorong Peran Kader KAMMI dalam Program Strategis Nasional

6 November 2026 - 14:14 WITA

Sekda Definitif Dilantik, Pemkab Lombok Barat Fokus Konsolidasi Birokrasi dan APBD 2027

5 November 2026 - 05:17 WITA

Massa Sempat Memanas, Polres Dompu Evakuasi Terduga Penganiaya Guru di SDN 15 Woja

4 November 2026 - 10:47 WITA

Wabup Sumbawa Minta Korban Kebakaran di Utan Segera Ditangani

4 November 2026 - 10:05 WITA

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Curanmor Honda Genio, Motor Digadaikan Rp1,5 Juta

3 November 2026 - 19:10 WITA

Surat DOB Pulau Sumbawa Sudah di Meja Kemendagri, Aliansi PPS Tagih Kepastian Pemekaran Sejak 2013

3 November 2026 - 18:31 WITA

Trending di News