ERANTB.COM-Sumbawa – Wakil Bupati Sumbawa, Dr. H. Mohamad Ansori, menghadiri Rapat Paripurna DPRD yang mengagendakan penyampaian Tanggapan dan/atau Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Rapat berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa dan turut dihadiri jajaran Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, pimpinan OPD, serta anggota DPRD Kabupaten Sumbawa.
Dalam penyampaiannya, Wabup menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui langkah ekstensifikasi dan intensifikasi sesuai ketentuan perundang-undangan. Ia menyampaikan bahwa Pemda menargetkan PAD yang realistis dan terukur, sekaligus mendorong inovasi pengelolaan pendapatan berbasis digital guna memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Ke depan, pemerintah daerah akan mengembangkan berbagai inovasi dalam pengelolaan pendapatan yang memanfaatkan teknologi digital sebagai bentuk penguatan ekonomi daerah,” ujarnya.
Wabup juga menyoroti upaya pengembangan ekonomi lokal, terutama melalui peningkatan kapasitas UMKM, koperasi, serta pelaku usaha pertanian, peternakan, dan perikanan. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan memastikan pemerataan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Di sektor infrastruktur, Pemda berkomitmen meningkatkan aksesibilitas wilayah melalui pembangunan dan peningkatan ruas-ruas jalan strategis, mengingat konektivitas merupakan salah satu indikator penting pembangunan daerah.
Terkait persoalan sampah, Wabup menegaskan perlunya penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan. Pemerintah daerah terus berupaya mewujudkan pengelolaan sampah yang aman, terkendali, dan berorientasi pada pengurangan sampah. Upaya ini dilakukan melalui penguatan TPS 3R, program bank sampah, serta pengembangan sistem persampahan yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Pengelolaan sampah harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah berkomitmen mengupayakan penanganan yang terpadu dan berkelanjutan,” pungkasnya.
























