Menu

Mode Gelap

Daerah · 26 Jan 2026 04:05 WITA ·

Kapolsek Kempo Jadi Pembina Upacara di SMKN 1 Kempo, Tekankan Disiplin dan Pencegahan Kenakalan Remaja


 Kapolsek Kempo Jadi Pembina Upacara di SMKN 1 Kempo, Tekankan Disiplin dan Pencegahan Kenakalan Remaja Perbesar

 

Dompu- ERANTB.COM- Kapolsek Kempo IPTU Agustamin, S.H., menjadi pembina upacara bendera di SMK Negeri 1 Kempo, Senin (26/1/2026) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta jajaran Polsek Kempo.

Upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap pekan ini dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi sekaligus pembinaan kepada pelajar, khususnya terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam amanatnya, IPTU Agustamin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak sekolah atas undangan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan serupa akan rutin dilakukan di sekolah-sekolah sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap generasi muda.

Sebagai Kapolsek, tanggung jawab saya adalah menjamin keamanan di wilayah Kecamatan Kempo. Namun akhir-akhir ini terdapat beberapa kejadian yang melibatkan anak sekolah, termasuk dari SMKN 1 Kempo. Ini sangat memprihatinkan,” tegasnya.

Kapolsek menekankan bahwa tugas utama pelajar adalah belajar, bukan terlibat tawuran, perkelahian, maupun tindak kekerasan lainnya. Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah pelaku penganiayaan yang melibatkan pelajar dari SMKN 1 Kempo dan SMAN 1 Kempo telah diamankan di Mako Polsek Kempo untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Selain itu, IPTU Agustamin mengingatkan para siswa agar menjauhi narkoba, minuman keras, dan perundungan (bullying) karena hal tersebut menjadi pemicu utama terjadinya kekerasan serta dapat merusak masa depan.

Kalian adalah generasi penerus bangsa. Disiplin adalah kunci kesuksesan. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru,” pesannya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga menegaskan akan menindak tegas penggunaan knalpot brong atau racing yang mengganggu aktivitas belajar dan kenyamanan masyarakat. Ia memberikan waktu tiga hari kepada para siswa untuk mengganti knalpot tidak standar dengan knalpot sesuai spesifikasi.

Kami akan bertindak tegas terhadap segala bentuk kekerasan dan pelanggaran, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” tandasnya.

Kegiatan upacara bendera berakhir sekitar pukul 08.30 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Lombok Barat Optimalkan MASARO di TPST Senteluk, Pengolahan Sampah Kembali Normal

14 Maret 2026 - 21:23 WITA

Exit Meeting LKPD 2025, Wabup Dompu Minta OPD Responsif pada Pemeriksaan BPK

13 Maret 2026 - 03:06 WITA

Ramadan Berkah, Polda NTB Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Ampenan

11 Maret 2026 - 13:26 WITA

Mayat Pria Mengapung di Perairan Tanjung Menangis Dievakuasi Satpolairud Polres Sumbawa

11 Maret 2026 - 13:14 WITA

Warga Lingsar Pergoki Dua ABG Bermesraan di Area Gelap Kantor Desa

9 Maret 2026 - 09:01 WITA

Safari Ramadhan di Masjid Agung Nurul Huda, Bupati Sumbawa Peringati Nuzulul Qur’an

8 Maret 2026 - 06:06 WITA

Trending di Daerah