Dompu – Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, melaunching Kelompok Masyarakat Pantau Penyakit Kronis (KOMPAK) yang digelar BLUD Puskesmas Dompu Barat di Gedung Serba Guna Lapangan Desa Baka Jaya, Jumat (13/02/2026).
Program KOMPAK dibentuk untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular di masyarakat, khususnya hipertensi dan diabetes, melalui pendataan, edukasi, serta pendampingan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Dompu mengapresiasi langkah inovatif Puskesmas Dompu Barat dan berharap program serupa dapat diterapkan di seluruh puskesmas di Kabupaten Dompu. Ia menegaskan bahwa kesehatan merupakan aspek paling penting dalam kehidupan masyarakat.
Bupati mengingatkan pentingnya menjaga pola makan, rutin berolahraga sesuai usia, serta mengelola stres dengan menjaga pikiran tetap positif sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit.
Ia menekankan bahwa program KOMPAK tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi pelayanan kesehatan yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Lakukan pendataan, pendekatan psikologis dan sosial, serta pendampingan. Berikan keyakinan kepada masyarakat bahwa pengobatan dan kesembuhan selalu ada jika kita berkomitmen menjaga kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, urusan kesehatan bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan, puskesmas, maupun tenaga medis, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Kabupaten Dompu.
Bupati juga berharap edukasi dan pemahaman tentang pentingnya pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit terus digencarkan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Kegiatan launching turut dihadiri Ketua DPRD Dompu Ir. Muttakun, Ketua Komisi III DPRD Dompu, kepala OPD lingkup Pemkab Dompu, Kepala BPJS, Kepala BLUD PKM Dompu Barat, Camat Woja, unsur Muspika Kecamatan Woja, lurah dan kepala desa se-Kecamatan Woja, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Acara ditutup dengan pemotongan pita oleh Bupati Dompu, dilanjutkan sesi foto dan kunjungan ke stand pelayanan kesehatan yang disediakan panitia.

























