Menu

Mode Gelap

Daerah · 13 Mar 2026 03:06 WITA ·

Exit Meeting LKPD 2025, Wabup Dompu Minta OPD Responsif pada Pemeriksaan BPK


 Exit Meeting LKPD 2025, Wabup Dompu Minta OPD Responsif pada Pemeriksaan BPK Perbesar

Dompu, ERANTB.COM– Pemerintah Kabupaten Dompu bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Nusa Tenggara Barat menggelar exit meeting sebagai penutup rangkaian pemeriksaan pendahuluan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wakil Bupati Dompu, Kamis (12/3/2026).

Exit meeting ini menandai berakhirnya proses audit pendahuluan atas LKPD Pemerintah Kabupaten Dompu yang telah berlangsung selama 45 hari, sejak 28 Januari hingga 15 Maret 2026.

Ketua Tim Pemeriksa BPK, Ressa Rinova Thohir, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada Pemda Dompu atas kerja sama dan itikad baik selama proses audit berlangsung.

Menurutnya, dukungan berupa penyediaan data dan klarifikasi dari pemerintah daerah sangat membantu auditor dalam menyusun kesimpulan yang objektif.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim bersama lima anggota tim pemeriksa juga memaparkan hasil sementara pemeriksaan pendahuluan yang masih bersifat umum. Selain itu, sejumlah catatan turut disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Dompu sebagai bahan perbaikan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Catatan tersebut, lanjutnya, akan dipelajari dan diperdalam kembali dalam pemeriksaan terinci yang dijadwalkan berlangsung dalam tiga minggu ke depan.

Sementara itu, Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH, menyampaikan terima kasih kepada tim BPK yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan objektivitas.

Ia menegaskan bahwa proses pemeriksaan merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Wabup juga menyinggung capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Dompu selama 11 tahun berturut-turut. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti komitmen dan integritas pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab.

Wabup juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar responsif terhadap permintaan dokumen, data, maupun klarifikasi dari tim pemeriksa BPK. Ia menegaskan, apabila terdapat OPD yang tidak kooperatif, hal tersebut diminta segera dilaporkan kepada pimpinan daerah.

Kegiatan yang turut dihadiri Inspektur Inspektorat, Kepala BPKAD beserta jajaran tersebut berlangsung tertib dan lancar, serta ditutup dengan sesi foto bersama.

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menerima Kunjungan Reses Komisi VII DPR RI, Pemprov NTB Perkuat Sinergi Hilirisasi dan Pariwisata

13 Agustus 2026 - 01:39 WITA

Pemprov NTB Selangkah Lagi Terapkan Manajemen Talenta ASN

11 Agustus 2026 - 01:46 WITA

Gubernur NTB Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Respons Konflik, Tapi Amanat UU

31 Juli 2026 - 02:47 WITA

Polres Dompu Dinilai Lamban, KAMMI NTB Desak Polda Ambil Alih Kasus Pengeroyokan Petani Bima

28 Juli 2026 - 15:19 WITA

Gubernur Miq Iqbal Pacu Revisi Tata Ruang NTB demi Buka Keran Investasi Berbasis Mitigasi Bencana

24 Juli 2026 - 17:53 WITA

KAMMI Lombok Barat Tegaskan Tolak Praktik KKN, Imbau Warga Tenang Tunggu Hasil KPK

20 Juli 2026 - 21:32 WITA

Trending di Daerah