Menu

Mode Gelap

Daerah · 25 Jan 2026 23:19 WITA ·

Cuaca Ekstrem, Nelayan Berhenti Melaut; Bupati LAZ Sambangi Pesisir Endok dan Salurkan Bantuan


 Cuaca Ekstrem, Nelayan Berhenti Melaut; Bupati LAZ Sambangi Pesisir Endok dan Salurkan Bantuan Perbesar

 

Lombok Barat | ERANTB.COM – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir Lombok Barat berdampak langsung pada aktivitas nelayan. Angin kencang dan gelombang tinggi memaksa nelayan di Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, berhenti melaut dalam beberapa hari terakhir.

Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) turun langsung meninjau dampak abrasi di pesisir Pantai Endok, Desa Taman Ayu, Sabtu (24/1/2026). Meski cuaca masih berpotensi hujan dan angin kencang, peninjauan tetap dilakukan untuk memastikan kondisi warga pesisir dalam keadaan aman.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati LAZ didampingi Sekretaris Daerah Lombok Barat H. Akhmad Saikhu, jajaran OPD terkait, serta Kepala Desa Taman Ayu M. Tajuddin.
Cuaca buruk yang terjadi belakangan ini, diperparah dengan abrasi pantai, membuat nelayan setempat tidak dapat melaut dan kehilangan sumber penghasilan sementara. Sebagai bentuk kepedulian, Bupati LAZ menyalurkan bantuan berupa beras dan kebutuhan pokok kepada para nelayan terdampak.

Di tengah situasi iklim yang tidak menentu ini, empati pemerintah harus hadir. Saya menyadari bantuan ini mungkin tidak cukup untuk selamanya, namun ini adalah bentuk perhatian kami untuk meringankan beban harian bapak-bapak nelayan yang sedang tidak bisa bekerja,” ujar Bupati LAZ saat berdialog dengan warga di kawasan permukiman pesisir.

Selain persoalan abrasi, Bupati LAZ juga menanggapi keluhan Kepala Desa Taman Ayu terkait kerusakan jalan kabupaten di wilayah tersebut. Kerusakan jalan dinilai semakin parah akibat aktivitas kendaraan berat pengangkut semen dan galian C yang melebihi kapasitas tonase jalan.

Bupati menegaskan akan segera bersurat kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk penanganan abrasi secara permanen, mengingat kewenangan teknis wilayah pesisir berada di level tersebut.
“Jangan sampai kita hanya fokus memperbaiki jalan yang sama terus-menerus karena beban berlebih, sementara wilayah lain juga membutuhkan pembangunan,” tegasnya.

Ia juga meminta adanya kontribusi nyata dari perusahaan pengguna jalan dalam menjaga dan memelihara infrastruktur di Desa Taman Ayu.

Kegiatan peninjauan diakhiri dengan diskusi bersama warga untuk menyerap aspirasi lebih lanjut, khususnya terkait keamanan permukiman dari ancaman abrasi dan gelombang pasang.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Lombok Barat Optimalkan MASARO di TPST Senteluk, Pengolahan Sampah Kembali Normal

14 Maret 2026 - 21:23 WITA

Exit Meeting LKPD 2025, Wabup Dompu Minta OPD Responsif pada Pemeriksaan BPK

13 Maret 2026 - 03:06 WITA

Ramadan Berkah, Polda NTB Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Ampenan

11 Maret 2026 - 13:26 WITA

Mayat Pria Mengapung di Perairan Tanjung Menangis Dievakuasi Satpolairud Polres Sumbawa

11 Maret 2026 - 13:14 WITA

Warga Lingsar Pergoki Dua ABG Bermesraan di Area Gelap Kantor Desa

9 Maret 2026 - 09:01 WITA

Safari Ramadhan di Masjid Agung Nurul Huda, Bupati Sumbawa Peringati Nuzulul Qur’an

8 Maret 2026 - 06:06 WITA

Trending di Daerah