Menu

Mode Gelap

Khasanah · 20 Nov 2025 21:18 WITA ·

Hari Anak dalam Islam: Orang Tua Diminta Jadikan Setiap Hari sebagai Momentum Pendidikan Akhlak


 Hari Anak dalam Islam: Orang Tua Diminta Jadikan Setiap Hari sebagai Momentum Pendidikan Akhlak Perbesar

Dalam khutbah Jumat bertema Hari Anak dalam Islam, KH. DR. Surahman Hidayat MA mengingatkan umat Muslim bahwa Islam tidak menentukan satu hari khusus untuk merayakan Hari Anak. Menurutnya, dalam ajaran Islam, setiap hari adalah kesempatan untuk menjaga, mendidik, dan menyayangi anak sebagai amanah dari Allah SWT.

Beliau menegaskan bahwa anak merupakan titipan agung yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh kedua orang tuanya, merujuk pada perintah Allah dalam QS. An-Nisa ayat 58 tentang menunaikan amanah kepada yang berhak. Rasulullah SAW juga menegaskan hal itu melalui sabdanya, “Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.”

Kasih Sayang dan Teladan, Kunci Pendidikan Anak

KH. Surahman mencontohkan bagaimana Rasulullah SAW memperlakukan anak dan cucunya dengan penuh kelembutan. Nabi bahkan memendekkan shalat saat mendengar tangisan anak dan membiarkan cucunya memanjat punggung beliau saat sujud sebagai bentuk kasih sayang dan pendidikan karakter.

Ia menegaskan bahwa pendidikan terbaik dimulai dari keteladanan, bukan hanya perintah. Orang tua diminta menjaga akhlak, ibadah, dan adab, karena hal itu akan diikuti oleh anak-anak mereka.

Hak-Hak Anak dalam Islam

Dalam khutbah tersebut, disampaikan bahwa Islam telah mengatur perlindungan anak sejak sebelum mereka lahir. Anak memiliki hak untuk:

  • Mendapatkan nama yang baik
  • Mendapatkan nafkah dan disusui
  • Diperlakukan secara adil
  • Mendapatkan pendidikan iman, akhlak, dan Al-Qur’an

Imam Al-Ghazali, sebagaimana dikutip dalam khutbah, menggambarkan hati anak sebagai permata suci yang siap dibentuk sesuai arahan orang tuanya. Jika dibentuk dengan baik, anak akan menjadi penyejuk mata dan membawa generasi saleh bagi umat.

Ajakan untuk Muhasabah Orang Tua

Melalui kutipan doa dalam QS. Al-Furqan ayat 74 — “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk mata” — KH. Surahman mengajak para orang tua untuk bermuhasabah:

  • Sudahkah berlaku adil pada anak?
  • Sudahkah memberi teladan iman dan akhlak?
  • Sudahkah memberikan kasih sayang lebih dari perhatian pada pekerjaan atau gadget?

Doa dan Harapan

Di akhir khutbah, beliau memanjatkan doa untuk keselamatan umat, memohon perlindungan dari bala dan keburukan, serta mendoakan saudara-saudara Muslim di Palestina agar diberi kekuatan, pertolongan, dan kemenangan.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Safari Ramadan Pemprov NTB di Dompu, Ummi Dinda Salurkan Bantuan dan Perkuat Kepedulian Sosial

2 Maret 2026 - 06:13 WITA

Tarhib Ramadhan: Umat Diajak Sambut Bulan Suci dengan Kebahagiaan dan Persiapan Ibadah

9 Februari 2026 - 17:37 WITA

Lembaga Tunas Semesta Gelar Pelatihan Da’i dan Da’iyah, Perkuat Strategi Dakwah Masa Kini

6 Desember 2025 - 16:16 WITA

Perkuat Dakwah Kontekstual, Lembaga Tunas Semesta Latih Da’i dan Da’iyah

12 Oktober 2025 - 16:52 WITA

RKD Mataram Bagikan 165 Paket Daging Kurban: Wujud Solidaritas dan Semangat Berbagi di Hari Raya Iduladha

8 Juni 2025 - 13:42 WITA

Puluhan Ribu Masyarakat NTB Hadiri Tabligh Akbar UAS di Mataram

26 Mei 2025 - 06:43 WITA

Trending di Khasanah