Dompu, ERANTB.COM– Perayaan Lebaran Ketupat tidak hanya berlangsung di Pulau Lombok, tetapi juga dirayakan dengan penuh semarak oleh masyarakat di Pulau Sumbawa, khususnya di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Minggu (29/3/2026).
Tradisi ini tetap terjaga berkat keberadaan komunitas suku Sasak yang telah lama menetap di wilayah tersebut. Masyarakat memanfaatkan momen Lebaran Ketupat untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati suasana pantai.
Di Kecamatan Pekat, perayaan dipusatkan di sejumlah kawasan pesisir dengan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari rekreasi keluarga hingga makan bersama di tepi pantai.
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama perayaan berlangsung, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB melaksanakan pengamanan di sejumlah titik wisata pantai.
Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan dilakukan tidak hanya di Pulau Lombok, tetapi juga menjangkau wilayah Pulau Sumbawa.
“Pengamanan Lebaran Ketupat bukan hanya di Pulau Lombok, tetapi juga di Pulau Sumbawa. Saya perintahkan kepada seluruh komandan kapal agar melaksanakan pengamanan secara maksimal di wilayah masing-masing,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, Kapal Polisi XXI-2014 dikerahkan untuk melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah pantai di Kecamatan Pekat, di antaranya Pantai Calabai, Pantai Mada Oi Wau, Pantai Beranti, serta beberapa lokasi lainnya.
Kehadiran personel Ditpolairud di lokasi wisata diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan keselamatan di kawasan pesisir.
Dengan adanya pengamanan ini, perayaan Lebaran Ketupat di wilayah Dompu berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat.
























