ERANTB.COM- Mataram — Lembaga Tunas Semesta menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Guru Ngaji yang diikuti oleh 60 peserta dari berbagai lembaga pendidikan Al-Qur’an dan majelis taklim. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Lombok Plaza Mataram, Sabtu (06/12/2025).
Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru ngaji dalam mengajarkan Al-Qur’an secara efektif dan berkualitas.
Ketua Lembaga Tunas Semesta, Jaswandi, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen lembaganya dalam memperkuat kualitas pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Guru ngaji memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak generasi Qur’ani. Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru ngaji memiliki metode pembelajaran yang lebih sistematis, bacaan yang lebih baik, serta kemampuan mengelola kelas secara efektif,” ujar Jaswandi.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua pemateri berpengalaman di bidang pendidikan Al-Qur’an, yakni Ustadz Zamroni, ST., S.Pd. dari Lembaga El-Tartil Indonesia Wilayah Kota Mataram dan Ustadz M. Zahid, S.Pd., M.Ag., lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta.
Materi pelatihan difokuskan pada tiga tema utama, yaitu Metodologi Mengajar Al-Qur’an yang Efektif, Tahsin dan Tajwid Praktis bagi Guru Ngaji, serta Pengelolaan Kelas dan Motivasi Belajar, yang dikemas dalam tema besar “Metode Belajar Sistematis dan Aplikatif dengan Menggunakan Sistem Talqin dan Talaqqi.”
Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, praktik, dan sesi tanya jawab. Para peserta tampak antusias dan aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Jaswandi menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di lembaga masing-masing peserta.
Kami ingin pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Lembaga Tunas Semesta berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, dan berdaya saing.
























