ERANTB.COM-Bima – Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Bima menyampaikan seruan moral terkait dinamika aksi demonstrasi yang tengah berlangsung di berbagai daerah. Dalam siaran pers resminya, organisasi mahasiswa ini menegaskan pentingnya menjaga ketertiban, mengedepankan cara damai, dan menolak segala bentuk tindakan anarkis.
“Kami memahami keresahan masyarakat yang dipicu sejumlah persoalan serius, mulai dari kebijakan kenaikan gaji DPR di tengah kesulitan rakyat, tindakan represif aparat terhadap massa aksi, hingga komunikasi publik yang kurang bijak dari sebagian anggota DPR,” ungkap M. Syamsul Rizal Ketua PD KAMMI Bima.
Menurut Rizal , aspirasi dan kritik masyarakat merupakan hal wajar dalam sistem demokrasi. Namun, insiden perusakan fasilitas umum, pembakaran, penjarahan, maupun bentrokan fisik justru mencederai tujuan perjuangan rakyat.
“Perjuangan yang dilakukan secara damai, terorganisir, dan bermartabat akan lebih kuat gaungnya dan mendapat dukungan luas dari masyarakat,” tegasnya
Melalui siaran pers tersebut, PD KAMMI Bima menyampaikan beberapa poin seruan:
1. Kepada peserta aksi, khususnya generasi muda, agar menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi, dan menolak kekerasan.
2. Kepada aparat keamanan, diharapkan bertugas secara humanis, profesional, dan mengedepankan dialog.
3. Kepada pemerintah dan DPR, didesak membuka ruang komunikasi yang jujur, transparan, dan menyejukkan.
4. Kepada masyarakat luas, diminta berperan aktif menjaga keamanan dan tidak membiarkan provokator merusak perjuangan rakyat.
KAMMI menegaskan bahwa perubahan sejati tidak lahir dari kekerasan, melainkan dari kekuatan moral, kecerdasan berpikir, serta persatuan bangsa.
“Mari kita jaga kondusifitas, keamanan, dan persaudaraan di tengah situasi yang penuh ujian ini. Jangan sampai ada pihak yang celaka maupun dirugikan akibat perbuatan yang tidak kita harapkan bersama,” tutup Rizak Ketua PD KAMMI Bima.
























