ERANTB.COM-Sumbawa – Semangat perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) kembali menggelora. Ketua Umum Aliansi Pejuang Provinsi Pulau Sumbawa–Kabupaten Sumbawa (PPS-KS), Rindu Permata, bersama jajaran pengurus menggelar rapat internal di salah satu kafe di wilayah Kabupaten Sumbawa, Kamis (6/11/2025).
Pertemuan tersebut menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat langkah perjuangan di tingkat kabupaten hingga desa. Dalam keterangannya, Rindu Permata menegaskan bahwa PPS-KS kini tengah fokus membangun kekuatan struktural dan memperluas koordinasi lintas kabupaten di Pulau Sumbawa.
Pertemuan hari ini kami fokuskan untuk membahas program aliansi, terutama konsolidasi ke bawah di 157 desa se-Kabupaten Sumbawa. Kami juga sudah menjalin komunikasi dengan kabupaten lain di Pulau Sumbawa. Tidak ada alasan bagi PPS untuk tidak jadi—PPS harus jadi! Kami akan tetap kompak memperjuangkannya bersama seluruh pejuang PPS,” tegas Rindu dengan penuh keyakinan.
Ia juga mengungkapkan rencana pembentukan sekretariat resmi PPS-KS dan agenda audiensi dengan Sultan Sumbawa guna memperkuat dukungan kultural dan moral terhadap perjuangan tersebut.
Kami akan sowan ke Sultan Sumbawa dalam waktu dekat. Sementara terkait rapat akbar yang akan digelar Presidium pada 10 November mendatang, kami memilih fokus dulu pada konsolidasi internal di Kabupaten Sumbawa,” tambahnya.
Rindu juga menegaskan agar tidak ada pihak yang menunggangi perjuangan PPS dengan kepentingan lain. Ia menolak keras adanya rencana aksi konvoi ke PT Amman yang dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan citra negatif terhadap gerakan PPS.
Kegiatan rapat akbar adalah bentuk perjuangan PPS. Tapi jangan sampai aksi tersebut ditunggangi kepentingan, apalagi ada rencana konvoi ke PT Amman yang sarat tendensi lain. Kita harus jaga keamanan dan ketertiban agar pembentukan PPS bisa terlaksana tanpa hambatan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PPS-KS Berian Parado menegaskan semangat pembentukan PPS tidak akan surut, namun harus dilakukan dengan cara-cara yang elegan dan diplomatis.
Kami di Aliansi Pejuang Pulau Sumbawa tetap berada di garis perjuangan. Fokus kami saat ini adalah konsolidasi ke semua kalangan — tokoh elit, masyarakat, dan stakeholder di seluruh desa. Ini gerakan rakyat, bukan gerakan segelintir orang,” ujarnya.
Koordinator Umum Bidang Organisasi PPS-KS Jahudin Denis menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat gerakan, terutama di Kabupaten Sumbawa yang dinilai strategis sebagai calon ibu kota provinsi.
Kami akan gelar pertemuan besar di Sumbawa sembari menyiapkan anggaran dan konsolidasi ke bawah. Kampanye lewat spanduk dan baliho juga akan kami gencarkan di seluruh kecamatan dan desa di Pulau Sumbawa,” jelasnya.
Sedangkan Wakil Ketua PPS-KS Rudini menegaskan pentingnya memperkuat basis pemahaman dan arah perjuangan agar gerakan PPS berjalan efektif dan terarah.
> “Konsolidasi di Kabupaten Sumbawa adalah prioritas utama. Sebelum melangkah ke wilayah lain, kita harus kuat di rumah sendiri. Gerakan ini harus berdampak nyata, tidak hanya simbolik. Semangat kami satu — PPS harus jadi!” tandasnya.
Rapat internal yang berlangsung hangat itu menandai babak baru perjuangan Aliansi Pejuang PPS-KS dalam memperkuat barisan dan menyalakan kembali bara perjuangan rakyat Pulau Sumbawa menuju cita-cita besar: terwujudnya Provinsi Pulau Sumbawa sebagai daerah otonomi baru yang mandiri, maju, dan berkeadilan.






















