Menu

Mode Gelap

News · 13 Sep 2025 21:08 WITA ·

Perkuat Tata Kelola Data, Pemprov NTB Resmikan Buku Metadata Satu Data 2025


 Perkuat Tata Kelola Data, Pemprov NTB Resmikan Buku Metadata Satu Data 2025 Perbesar

Mataram, ERANTB.COM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi meluncurkan Buku Metadata NTB Satu Data Tahun 2025 di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Kamis (11/9/2025). Acara ini dihadiri Pj. Sekda NTB, jajaran pimpinan perangkat daerah, Kepala Bappeda NTB, Kepala BPS NTB, Kepala Dinas Kominfotik NTB, serta mitra pembangunan termasuk Program SKALA (Kemitraan Australia–Indonesia untuk Akselerasi Layanan Dasar).

Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia (SDI), sebagaimana amanat Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang SDI dan Permendagri Nomor 5 Tahun 2024 tentang Satu Data Pemerintahan Dalam Negeri (SDPDN).

Pj. Sekda NTB, Lalu Moh. Faozal, menegaskan bahwa metadata akan menjadi panduan strategis bagi organisasi perangkat daerah (OPD) dalam memproduksi data untuk mendukung perencanaan dan penganggaran pembangunan.

“Ke depannya, metadata ini akan menjadi panduan bagi OPD dalam memproduksi data daerah untuk perencanaan dan penganggaran di Provinsi NTB,” ujarnya.

Buku Metadata NTB Satu Data 2025 memuat 921 jenis data daerah, mulai dari data sektoral rutin, data pendukung IUP, data Standar Pelayanan Minimal (SPM), hingga data prioritas nasional. Penyusunan metadata ini melibatkan Forum Satu Data NTB, dengan Bappeda sebagai koordinator, Diskominfotik sebagai walidata, BPS sebagai pembina data, dan OPD sebagai produsen data.

Team Leader Program SKALA, Petra Karetji, menilai penyusunan metadata tidak sekadar menyajikan angka, melainkan membangun kepercayaan publik serta memperkuat kebijakan yang berdampak nyata, termasuk bagi kelompok rentan.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, H. Yusron Hadi, ST., M.UM, menyebut metadata ini merupakan inovasi yang dapat meningkatkan akurasi, kualitas, dan performa data.

“Kehadiran metadata ini dapat meningkatkan akurasi, kualitas data, dan performa data sebagai rujukan yang sahih dalam menggambarkan keadaan yang sebenarnya. Kita berharap, data baik level provinsi hingga desa akan sinkron dan selalu diperbarui. Ini sebuah terobosan Pemprov NTB, bahkan bisa jadi metadata ini adalah produk kali pertama pemerintah daerah di Indonesia,” jelasnya.

Dengan hadirnya metadata ini, Pemprov NTB berharap tata kelola data semakin kuat sehingga perencanaan pembangunan daerah lebih inklusif, terukur, dan berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tuntaskan Penyisihan, Final MTQ XXXI NTB Jadi Panggung Ukhuwah dan Integritas

14 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemprov NTB Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Wilayah Miskin Ekstrem

6 Juni 2026 - 04:47 WITA

Polsek Woja Gerak Cepat Tangani Temuan Jenazah Perempuan di Desa Madaprama

4 Juni 2026 - 19:36 WITA

Bupati Sumbawa Sambut Kunker Kapolda NTB, Perkuat Sinergi untuk Stabilitas Daerah dan Pelayanan Masyarakat

4 Juni 2026 - 19:02 WITA

Sekjen PPS Feryal Sayangkan DPRD KSB Diam Saat Rakyat Berjuang, Puji Ketua DPRD Dompu Turun ke Jalan

4 Juni 2026 - 12:01 WITA

Kericuhan Poto Tano Jadi Alarm, EW LMND NTB Desak Pemerintah Segera Beri Kepastian PPS

4 Juni 2026 - 05:54 WITA

Trending di News