ERANTB.COM- DOMPU – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Dompu sukses menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang berlangsung di Aula Kantor DPD PKS Dompu, Minggu (14/12/2025).
Rakerda tersebut dihadiri Sekretaris Fraksi PKS MPR RI H. Johan Rosihan, ST, Ketua DPW PKS Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Uhibbussa’adi, ST, Sekretaris Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS NTB, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Dompu, Sekretaris MPD PKS Dompu Ir. H. Hendri Atrimus, MBA, Ketua Dewan Etik Daerah (DED) PKS Dompu, Sekretaris DED PKS Dompu Moh. Ali Shoidikin, jajaran pengurus DPD dan DPC PKS se-Kabupaten Dompu, serta Anggota Pelopor PKS Dompu.
Ketua DPD PKS Kabupaten Dompu Noval Palandi, ST dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rakerda merupakan tindak lanjut dari sosialisasi Peta Rencana Strategis (Renstra) PKS periode 2025–2030 yang telah diturunkan oleh DPP dan DPW PKS NTB dalam bentuk target yang lebih detail.

“Beberapa waktu lalu DPP telah mensosialisasikan Peta Renstra 2025–2030, dan DPW PKS NTB juga telah menurunkannya dalam bentuk target yang detail. Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan Rakerda,” ujar Noval.
Ia menjelaskan, Rakerda diselenggarakan untuk menyampaikan target dan arah kerja kepada pengurus DPD, DPC, serta kader PKS, khususnya terkait agenda pemenangan Pemilu Legislatif.
“Selain membahas program kerja lima tahun ke depan, Rakerda ini juga membahas agenda politik menuju Pemilu 2029,” katanya.
Noval menambahkan, Rakerda diawali dengan rangkaian Pra-Rakerda yang dilaksanakan pada 6–7 Desember 2025, dengan puncak kegiatan pada 14 Desember 2025. Melalui kegiatan ini, PKS Dompu menegaskan kesiapan untuk bekerja secara maksimal demi kemenangan PKS pada Pemilu 2029.
Dalam Pra-Rakerda, lanjut Noval, telah dihasilkan komitmen bersama untuk melaksanakan dua tugas besar guna meraih pemenangan, yakni peningkatan jumlah anggota yang ditargetkan sebanyak 120 anggota pelopor, 500 anggota pratama, dan 2.500 anggota muda, serta penguatan pembinaan di tingkat kecamatan dan desa.
Menurutnya, peningkatan jumlah anggota dan penguatan struktur hingga tingkat bawah merupakan fondasi utama kaderisasi dan pemenangan PKS pada Pemilu 2029. PKS Dompu menargetkan perolehan suara sebanyak 24.790 suara yang tersebar di seluruh daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Dompu.
“Target besar ini hanya bisa dicapai jika kader PKS memiliki tiga modal dasar, yakni kader yang militan, struktur yang solid, dan kerja kolektif,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKS NTB H. Uhibbussa’adi, ST menekankan bahwa kekuatan utama PKS terletak pada kualitas kader dan konsistensi pelayanan kepada masyarakat.
“Kader PKS harus hadir di tengah masyarakat sebagai pribadi yang berintegritas, peduli, dan solutif,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembinaan kader tidak boleh berhenti pada aspek ideologis semata, tetapi harus melahirkan kader yang kompeten, berdaya saing, dan mampu berkontribusi nyata di lingkungannya.
“Pelayanan publik adalah wajah utama PKS. Pelayanan harus dimaknai secara luas, mulai dari kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, advokasi kebijakan, hingga pembelaan terhadap kepentingan rakyat kecil,” tambahnya.
Sekretaris Fraksi PKS MPR RI H. Johan Rosihan, ST dalam arahannya mengajak seluruh peserta Rakerda untuk menjadikan implementasi Empat Pilar MPR RI sebagai panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara,” jelas Johan.
Ia menegaskan pentingnya melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa dengan menghadirkan penyelenggara negara yang berintegritas demi mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
“Sekaligus menjalankan misi NKRI, yaitu melindungi seluruh rakyat Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” pungkasnya.
























