Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 19 Feb 2026 12:57 WITA ·

Satu Tahun Kepemimpinan Lalu Muhamad Iqbal–Indah Dhamayanti Putri, Ketenagakerjaan NTB Tunjukkan Tren Positif


 Satu Tahun Kepemimpinan Lalu Muhamad Iqbal–Indah Dhamayanti Putri, Ketenagakerjaan NTB Tunjukkan Tren Positif Perbesar

Mataram, ERANTB.COM – Satu tahun pertama kepemimpinan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri diwarnai tantangan ekonomi yang tidak ringan. Memasuki 2025, Nusa Tenggara Barat menghadapi tekanan sektor pertambangan, kontraksi ekonomi pada dua triwulan awal, serta fase awal operasional industri hilirisasi yang belum sepenuhnya stabil.

Namun di tengah situasi tersebut, indikator ketenagakerjaan justru menunjukkan tren yang positif.
Sepanjang 2025, pasar kerja NTB bergerak membaik. Pada periode Agustus–November 2025 tercatat penambahan tenaga kerja sekitar 29,57 ribu orang. Jumlah penduduk bekerja mencapai sekitar 3,14 juta orang, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada November 2025 turun menjadi sekitar 3,05 persen, lebih rendah dibandingkan Februari dan Agustus 2025.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi tidak hanya tercermin pada angka pertumbuhan, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja nyata.
Partisipasi Kerja dan Sektor Produktif Menguat
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) turut meningkat, terutama pada kelompok perempuan. Hal ini mengindikasikan membaiknya peluang kerja sekaligus meningkatnya kepercayaan rumah tangga terhadap kondisi ekonomi daerah.

Dari sisi lapangan usaha, peningkatan tenaga kerja tertinggi sepanjang 2025 terjadi pada sektor:
Akomodasi dan Makan Minum
Konstruksi
Jasa Lainnya
Pulihnya sektor pariwisata, bergeraknya kembali proyek konstruksi, serta meningkatnya aktivitas jasa menjadi penopang utama penciptaan kerja. Dampaknya dirasakan hingga ke pelaku UMKM, pedagang kecil, dan pekerja informal.

Kualitas Tenaga Kerja Meningkat
Tidak hanya dari sisi kuantitas, kualitas tenaga kerja juga menunjukkan perbaikan. Proporsi pekerja formal meningkat, terutama dari kelompok buruh dan karyawan, menandakan pergeseran dari pekerjaan rentan menuju hubungan kerja yang lebih stabil.

Selain itu, proporsi penduduk bekerja lulusan Diploma dan Universitas naik menjadi sekitar 14,20 persen. Pada periode Februari–November 2025, jumlah pengangguran tercatat turun sekitar 3,91 ribu orang.

Kombinasi ini memperlihatkan adanya perbaikan struktur pasar kerja di NTB.

Ekonomi Rakyat Masih Jadi Tulang Punggung
Struktur ketenagakerjaan 2025 menunjukkan sebagian besar masyarakat NTB bekerja di sektor non-tambang. Pertanian dan perikanan menyerap sekitar 35,37 persen tenaga kerja atau sekitar 1,1 juta orang. Perdagangan besar dan eceran menyerap 18–19 persen, disusul industri pengolahan 8–10 persen, serta akomodasi dan makan minum 6–8 persen.

Sementara itu, sektor pertambangan dan penggalian hanya menyerap sekitar 1,3–1,5 persen tenaga kerja atau sekitar 40.000–50.000 orang.

Komposisi ini menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat NTB sangat bergantung pada sektor pertanian, perdagangan, jasa, dan pariwisata.
Tantangan 2026: Jaga Momentum
Meski capaian 2025 menunjukkan hasil positif, tantangan ke depan tetap besar. Pemerintah daerah menargetkan perluasan lapangan kerja bagi generasi muda, peningkatan kualitas melalui pendidikan vokasi dan pelatihan berbasis industri, serta penguatan keterkaitan antara industri besar dan ekonomi lokal.

Arah kebijakan 2026 difokuskan pada pertanian bernilai tambah, industrialisasi pangan lokal, penguatan UMKM, dan pariwisata berbasis ekonomi rakyat.
Satu tahun pertama kepemimpinan Iqbal–Dinda menjadi fondasi awal transformasi ekonomi daerah. Di tengah fase koreksi ekonomi, NTB mampu menciptakan puluhan ribu lapangan kerja baru, menurunkan pengangguran, serta meningkatkan kualitas SDM.

Pemulihan ekonomi 2025 tidak berhenti pada angka statistik, tetapi hadir dalam bentuk pekerjaan nyata bagi masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Momentum Nuzulul Qur’an, Pemkab Lombok Barat Perkuat Komitmen Sejahtera dari Desa

12 Maret 2026 - 21:37 WITA

Kunjungan ke Desa Lantan, Gubernur NTB Fokus pada Stunting dan Pemberdayaan Warga Sekitar Hutan

5 Maret 2026 - 05:55 WITA

Di Hadapan Warga Talabiu, Gubernur NTB Janjikan Peningkatan Status RS dan Benahi Jalan Rusak

4 Maret 2026 - 16:09 WITA

Gubernur NTB Respons Keluhan Warga Donggo, Pipa Air Segera Dipasang

4 Maret 2026 - 07:11 WITA

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Gubernur NTB Pastikan Perlindungan Warga

2 Maret 2026 - 06:30 WITA

Lantik Komisioner KI, Lalu Muhamad Iqbal Minta Perkuat Komitmen Transparansi Publik

2 Maret 2026 - 06:00 WITA

Trending di Pemerintahan