ERANTB.COM – Dompu- Tokoh masyarakat Desa Ta’a, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, menggelar pertemuan penting dengan Kapolres Dompu pada Senin pagi (21/7/2025) sekitar pukul 07.40 WITA. Agenda utama pertemuan ini adalah membahas langkah-langkah preventif untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah desa mereka.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban dan semangat kolaborasi tersebut, hadir pula Kasat Narkoba Polres Dompu, Kapolsek Kempo, Bhabinkamtibmas Desa Ta’a, serta sejumlah perwira dari Polres Dompu.
Turut hadir pada Kegiatan silahturahmi tersebut,Kapolsek kempo Iptu Zubaidin,bhabinkamtibmas Desa Ta’a Bripka Ibrahimdan, para perwira polres Dompu, Ketua koperasi merah putih desa Ta’a Suryansyah, ST, Tokoh Agama, Yasin Ismail dan para Pemuda.
Tokoh masyarakat menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya potensi penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat desa, terutama generasi muda. Mereka berharap adanya langkah konkret, termasuk langkah-langkah Hukum bagi bandar Narkoba, pemilik barang Narkotika berupa Sabu dll, pembinaan rutin dari pihak kepolisian.
Foto Kapolres, Kasat Narkoba Bersama masyarakat Desa Ta’a dan Tokoh agama di ruangan dikapolres Dompu
Kapolres Dompu merespons positif inisiatif tersebut dan menyatakan komitmen kuat Polres Dompu dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke pelosok desa.
Ia menekankan pentingnya pendekatan yang preventif dan kolaboratif dengan melibatkan semua elemen masyarakat.
“Kami butuh kerja sama dari masyarakat. Artinya, saat dilakukan penggerebekan atau penangkapan terhadap para bandar narkoba, mohon jangan dihalangi,” tegas Kapolres.
Insan Nurdin, Ketua LPM Desa Ta’a, menyambut baik rencana silaturahmi langsung Kapolres ke Desa Ta’a dalam waktu dekat. “InsyaAllah, Bapak Kapolres akan turun langsung ke Ta’a untuk silaturahmi,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh pemuda Desa Ta’a, Gito Allahdin Saputra, SH, juga turut menyampaikan pandangannya. Ia menegaskan bahwa pemuda merupakan pilar peradaban bangsa,” Kata kepada erantb di Kempo( 21/07/2025)
“Hancur pemuda, maka hancurlah negara. Silaturahmi dengan Bapak Kapolres membawa harapan baru bagi kami, pemuda Desa Ta’a, karena maraknya peredaran sabu yang semakin mengkhawatirkan,” ungkap Gito, yang juga merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Mataram
Ia menambahkan, pemuda Desa Ta’a sangat berharap aparat penegak hukum segera memotong mata rantai peredaran narkotika berupa Sabu, Tramadol dengan menindak tegas para bandar dan pengedar yang merusak masa depan pemuda dan desa,” tutupnya.
























