
ERANTB.COM — Kelangkaan Air Bersih di Kabupaten Sumbawa sangat parah dan akut, bagaimana tidak, kelangkaan air bersih ternyata bukan hanya terjadi di Musim Paceklik (kekeringan) seperti terjadi pada bulan 8 – 12, tapi juga terjadi pada bulan-bulan di mana intensitas hujan turun cukup tinggi. Hal ini dirasakan oleh Masyarakat di Komplek Untir Katimis. Mereka di musim hujan harus menghadapi kenyataan, mesti mengeluarkan pengeluaran tambahan untuk membeli air cirigen yang dijual secara keliling.
Andi Siswandi Tokoh Masyarakat Untir Katimis kepada Era NTB didampingi beberapa warga, mengeluhkan tentang pelayanan PDAM. Kami merasakan kelangkaan air bersih bukan hanya terjadi pada musim kemarau, tapi juga pada musim hujan. Sampai hari ini, Ahad (3/2020) kami sudah 4 hari air PDAM tidak keluar-keluar. Akhirnya kami terpaksa membeli air eceran, Rp 3.000 per cerigen. Masing-masing kami mesti membeli 5 – 20 cirigen untuk memenuhi kebutuhan air, artinya kami setiap hari mesti mengeluarkan Rp 15.000 – Rp 60.000 / hari untuk air. Ungkapnya
Andi mengungkapkan, setiap kami hubungi petugas, selalu dijanjikan besok-besok kata mereka. PDAM ini sepertinya perusahaan gadungan, jual janji-janji air saja. Padahal dulu komitmen mereka saat musim kemarau dengan Direktur PDAM, bahwa permasalahan kurangnya pasokan sumber air ini karena kurangnya sumber air. Jika sumber air dari Ai Ngelar sudah jadi, maka air akan lancar. Tapi ini musim hujan dan kami yakin PDAM pasti kelebihan pasokan air, tapi air yang ke pelanggan tidak keluar-keluar. Akhirnya kami berkesimpulan bukan sumber airnya yang jadi masalah, tapi kemauan dan manajemen PDAM yang salah urus. Dan pemerintah sebagai pemilik kewajiban abai dan terjadi pembiaran. Kami masyarakat sumbawa menuntut kepada pemerintah daerah untuk melakukan audit dan perbaikan terhadap tata kelola PDAM Sumbawa, tegasnya.
Sementara itu, untuk mengklarifikasi keluhan warga untir katimis, Era NTB menghubungi pejabat di PDAM, tapi sampai berita ini dinaikkan tidak ada respon dan handphonenya tidak diangkat.
























