Menu

Mode Gelap

News · 6 Sep 2022 23:45 WITA ·

Demo Aliansi Cipayung Plus Kota Mataram Kepung DPRD Provinsi NTB, Tuntut Harga BBM Turun


 Demo Aliansi Cipayung Plus Kota Mataram Kepung DPRD Provinsi NTB, Tuntut Harga BBM Turun Perbesar

Mataram— Aliansi Cipayung Plus Kota Mataram melakukan aksi penolakan kenaikan harga BBM, Adapun masa aksi sejumlah 200 di antaranya massa aksi dari PD KAMMI Mataram , KMHDI, HIMAHBUDI, HIMMAH NW, GMKI, LMND dan GMNI.

Masa aksi mulai bergerak dari gelanggang pemuda menuju Kantor DPRD Provinsi NTB pada pukul 10.00 WITA hingga Selesai.

Selain itu, aliansi berorasi masa aksi juga melakukan aksi dorong motor sebagai bentuk penolakan terhadap kenaikan harga BBM yang telah diberlakukan pemerintah. Tidak hanya itu, masa aksi juga membawa keranda dan karangan bunga hingga batu nisan sebagai bentuk kekecewaan terhadap matinya hati nurani pemerintah dan para wakil rakyat Senin, (9/22).

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi NTB,Hj. Baiq Isvie Rupaeda,SH menyatakan, mendukung gerakan Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus Kota Mataram dalam aksi penolakan Kenaikan BBM,” kata saat diketerangan pers

Lanjut Isvie, beserta jajaran dewan perwakilan rakyat daerah provinsi Nusa tenggara barat menolak kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi yang akan menambah derita masyarakat Indonesia,”tegasnya

Menururnya, tidak akan membiarkan hal ini terus berlanjut, dan mari kita sama-sama menyuarakan penolakan atas kenaikan BBM ini. hidup rakyat Indonesia. Tolak kenaikan BBM Bersubsidi,” ucapnya.

Sementara dalam waktu yang sama Irwan Julkarnain, Koordinator umum menyatakan, Perlu dipertegas bahwa DPRD Provinsi NTB mesti benar-benar mendengar aspirasi Mahasiswa dan Masyarakat di NTB.

Selain itu, meminta komitmen ketua Dewan dan pastikan akan kawal tuntutan ini Sampai tuntas,” Tegas Irwan ketua PD KAMMI Mataram.

Adapun Tuntutan Aksi Aliansi Cipayung Plus Mataram :

Satu Menolak Kenaikan harga BBM bersubsidi

Kedua Berantas Mavia Migas di Indonesia

Ketiga Revisi Per Pres No. 191 tahun 2014, tentang penyediaan, pendistribusian, dan harga jual eceran bahan bakar minyak

Keempat meminta Pemerintah untuk menjamin ketersediaan serta kestabilan harga bahan-bahan pokok

Kelima Mendesak Pemerintah untuk menunda proyek strategi nasional yang tidak berpihak kepada rakyat Indonesia dan merealokasikan anggaran untuk subsidi BBM

Keenam Meminta Pemerintah Memaksimalkan pengawasan terkait penggunaan BBM bersubsidi.

Ketujuh meminta Pemerintah Memaksimalkan sumber daya alam di Indonesia terkhususnya di sektor Migas untuk mewujudkan perekonomian yang mandiri sesuai dengan UUD pasal 33 ayat 3.

Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mahasiswi Asal KSB Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Gomong, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

18 Mei 2026 - 20:46 WITA

Pemkab Sumbawa Dorong OPD Aktif Perbarui Website dan Media Sosial

18 Mei 2026 - 16:50 WITA

RSUP NTB Lunas dari Utang Rp91 Miliar, Fokus Benahi Pelayanan dan Tata Kelola

17 Mei 2026 - 23:04 WITA

Sengketa Tanah Warga di Sembalun Masuki Babak Akhir, Publik Soroti Dugaan Cacat Administrasi

17 Mei 2026 - 11:12 WITA

Gubernur Iqbal: Saatnya UMKM NTB Naik Kelas dan Siap Bersaing dikancah Global

15 Mei 2026 - 09:45 WITA

Sekda NTB Lantik 35 Pejabat Fungsional, Perkuat Birokrasi Fleksibel dan Berbasis Kinerja

14 Mei 2026 - 20:05 WITA

Trending di News