Menu

Mode Gelap

News · 14 Jan 2023 16:47 WITA ·

Mengembangkan Program Pembelajaran Individual


 Mengembangkan Program Pembelajaran Individual Perbesar

Penulis : Gumilar Ramdani & Nada Khalilah ( Mahasiswa Pascasarjana PTIQ (Perguruan Tinggi Ilmu Alquran) Jakarta.)

ERANTB.COM– Dalam bidang pendidikan, semua warga Indonesia tanpa terkecuali memiliki hak yang sama, termasuk di dalamnya anak yang memiliki gangguan atau keterbatasan. Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) juga dapat diartikan sebagai anak yang mengalami gangguan fisik, mental, intelegensi, dan emosi, sehingga membutuhkan pembelajaran secara khusus.

ABK memiliki hak yang sama dengan anak-anak normal lainnya dalam segala aspek kehidupan. Begitu pula dalam hal pendidikan, mereka juga memiliki hak untuk bersekolah guna mendapatkan pengajaran dan pendidikan. Dengan memberikan kesempatan yang sama kepada ABK untuk memperoleh pendidikan dan pengajaran, maka akan membantu mereka dalam membentuk kepribadian yang terdidik, mandiri, dan terampil.Program Pembelajaran Individual dikenal dengan The Individualized Education Program (IEP) yang diprakarsai oleh Samuel Gridley Howe tahun 1871, yang merupakan salah satu bentuk layanan pendidikan bagi ABK.

Bentuk pembelajaran ini sudah diperkenalkan di Indonesia sejak tahun 1992, yang merupakan satu rancangan pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus agar mereka mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhannya dengan lebih memfokuskan pada kemampuan dan kelemahan kompetensi peserta didik.

Mercer and Mercer (1989) mengemukakan bahwa “program pembelajaran individual menunjuk pada suatu program pembelajaran dimana siswa bekerja dengan tugas-tugas yang sesuai dengan kondisi dan motivasinya”. Sejalan dengan pernyataan itu Lynch (1994) menyatakan bahwa “PPI merupakan suatu kurikulum atau merupakan suatu program belajar yang didasarkan kepada gaya, kekuatan dan kebutuhan-kebutuhan khusus anak dalam belajar”.

Dengan demikian PPI pada prinsipnya adalah suatu program pembelajaran yang didasarkan kepada kebutuhan setiap individu (anak). Kedua pengertian tadi bahwa siswalah yang harus mengendalikan program dan bukan program yang mengendalikan siswa. Para ahli pendidikan sepakat bahwa salah satu pijakan dalam penyusunan program hendaknya bertitik tolak dari kebutuhan anak, sebab anak adalah individu yang akan dibelajarakan.

Oleh karenanya, perkembangan dan minat anak menjadi orientasi di dalam mempertimbangkan penyusunan program. Dan dengan adanya perbedaan antar individu pada Anak Berkebutuhan Khusus yang sangat beragam, layanan pendidikannya pun lebih diarahkan pada layanan yang bersifat individual, sehingga dapat dikatakan bahwa PPI merupakan ciri atau jiwa dari pendidikan berkebutuhan khusus, meskipun layanan yang bersifat klasikal dalam batas tertentu masih diperlukan.

Program Pembelajaran Individual

Sekurang-kurangnya ada tiga kemampuan yang harus dikuasai guru agar dapat meberikan layanan pada anak berkebutuhan khusus secara professional, yaitu: memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam: (1) mengasesmen kemampuan akademik, dan non akademik, (2) Merumuskan Program Pembelajaran Individual, dan (3) melaksanakan pembelajaran.yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak. Ketiga pengetahuan dan keterampilan yang harus dikuasai guru.

Tujuan Program Pembelajaran Individual adalah untuk membantu siswa yang bermasalah dalam belajarnya karena berbagai keterbatasan, sehingga sering tidak dapat menyerap materi belajar yang diberikan secara klasikal sehingga membutuhkan layanan pembelajaran yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya.

Dalam pelaksanaannya, penyusunan program pembelajaran individual dapat ditempuh dalam 5 langkah. 1) Pembentukan tim PPI, 2) Menilai kebutuhan siswa, 3) Mengembangkan tujuan pembelajaran yaitu tujuan jangka panjang dan tujuan jangka pendek, 4) Merancang metode dan prosedur pembelajaran, dan 5) Menentukan evaluasi untuk menentukan kemajuan anak.

Semua ini akan berjalan dengan baik apabila komponen-komponen yang terlibat tadi memiliki sikap yang sama, konsisten dan menunjukkan komitmen yang kuat.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemerintah Presiden Prabowo Berpihak kepada Rakyat, Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Wujudkan Kemandirian Nasional

11 Juli 2026 - 10:12 WITA

Sambut Kunjungan Presiden Prabowo ke Lombok, DPM Unram Siapkan Aksi Damai dan Serahkan Kajian Nasional

10 Juli 2026 - 16:39 WITA

Miq Iqbal Pastikan Porprov XII NTB Tetap Berkualitas di Tengah Efisiensi Anggaran

26 Juni 2026 - 14:38 WITA

Pemprov NTB Perkuat Perang Melawan Stunting dan Kemiskinan Lewat Desa Berdaya

25 Juni 2026 - 14:41 WITA

Tingginya SILPA APBD NTB 2025 Dinilai Lebih Dipengaruhi Kendala Administrasi

24 Juni 2026 - 17:47 WITA

BSSN Apresiasi NTB, 10 Kabupaten/Kota Resmi Terhubung Sistem Keamanan Siber Nasional

23 Juni 2026 - 08:59 WITA

Trending di News