Menu

Mode Gelap

News · 11 Mar 2020 09:17 WITA ·

Wapres Datang Ke NTB, KAMMI Mataram Gelar Aksi Tolak RUU Omnibus Law


 Wapres Datang Ke NTB, KAMMI Mataram Gelar Aksi Tolak RUU Omnibus Law Perbesar

Loungmarch Peserta Aksi Tolak RUU Omnibus Law

MATARAM, ERANTB.COM-– Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Daerah Mataram menggelar aksi damai Tolak Omnibus law pada Rabu pagi, (11/20) di Hotel Lombok Raya Kota Mataram.

Aksi yang bertepatan dengan kehadiran Wapres tersebut menuai pembubaran paksa dan represif dari aparat. Ketua KAMMI Mataram, Arif Rahman cukup kecewa terhadap pembungkaman kebebasan hak berpendapat dimuka umum.

“Saya selaku ketua umum KAMMI Mataram kecewa terhadap reaksi aparat yang membubarkan paksa aksi damai yang kami lakukan, imbuhnya”

Setelah dibubarkan, KAMMI Mataram kembali menggelar Aksi di tempat yang sama pada pukul 13.00 WITA.

Setelah tadi pagi mendapatkan tindak represif aparat, KAMMI Mataram tetap turun untuk menyuarakan aspirasi rakyat.

“Ini komitmen KAMMI dalam berjuang menolak RUU Omnibus Law yang terbukti merugikan Rakyat. Meski kami diusir tapi KAMMI kembali untuk berjuang bersama rakyat.” Ungkap Arif Rahman selaku Ketua Umum KAMMI Mataram.

Arif Rahman (Ketua PD KAMMI Mataram) beserta H. Didi Sumardi, SH (Wakil Ketua ADEKSI) Foto bersama dan penyerahan hasil menandatangani kesepakatan

Aksi tersebut berhasil mendapatkan perhatian dari H. Didi Sumardi, SH selaku Ketua DPRD Kota Mataram dan Anna Morinda selaku Sekertaris Jendral Asosiasi DPRD Kota Se Indonesia (ADEKSI).

Didi mengapresiasi dan menampung aspirasi dari PD KAMMI Mataram. Aksi ini dianggapnya sebagai menambah refrensi dalam munas ke V adeksi yang akan menghasilkan pokok pokok fikiran dan rekomendasi.

“Aksi ini menambah refrensi kami sebagai wakil rakyat di Munas untuk bagaimana lebih tajam lagi dalam memberikan rekomendasi untuk kedepannya.” Ujarnya.

Didi juga mengungkapkan RUU Omnibuslaw ini masih dalam pembahasan karena ini masih sebatas rancangan. Namun norma norma yang dirumuskan harus dengan hati hati agar tidak menyusahkan pekerja.

“Semangat RUU ini harus dijaga, tapi normanya harus tetap disusun dengan hati hati. Saya juga tidak mau dzolim sama pekerja. Kita harus meningkatkan kesejahteraannya. Kita kaji lagi agar mencerminkan kepentingan nasional.” Ungkap Didi.

Menurut Anna Morinda selaku Sekertaris Jendral Adeksi, ia menegaskan bersama dengan rakyat.
“Saya senang berjumpa dengan teman teman yang aksi. Tentang Omnibuslaw, Kami dipihak rakyat, maka kami akan bersama rakyat.” Tegasnya.

Kesepakatan KAMMI dengan Pihak Adeksi yang diwakili oleh Ketua DPRD Kota Mataram dengan menandatangani kesepakatan tentang mengkaji kembali RUU Cipta Lapangan Kerja dan RUU Perpajakan.

Koordinator Lapangan, Andi Hujaidin mengatakan akan kembali jika hasil dari Munas Adiksi ini tidak sesuai dengan harapan.

“Kami akan turun kejalan lagi jika tidak sesuai dengan kesepakatan hari ini.” Ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polsek Woja Gerak Cepat Tangani Temuan Jenazah Perempuan di Desa Madaprama

4 Juni 2026 - 19:36 WITA

Bupati Sumbawa Sambut Kunker Kapolda NTB, Perkuat Sinergi untuk Stabilitas Daerah dan Pelayanan Masyarakat

4 Juni 2026 - 19:02 WITA

Sekjen PPS Feryal Sayangkan DPRD KSB Diam Saat Rakyat Berjuang, Puji Ketua DPRD Dompu Turun ke Jalan

4 Juni 2026 - 12:01 WITA

Kericuhan Poto Tano Jadi Alarm, EW LMND NTB Desak Pemerintah Segera Beri Kepastian PPS

4 Juni 2026 - 05:54 WITA

Wabup Lombok Barat Luncurkan AKSI PELITA, Dorong Penguatan Numerasi Siswa SD

3 Juni 2026 - 20:54 WITA

Pemkab Sumbawa dan BPKP NTB Perkuat Sinergi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel

3 Juni 2026 - 19:09 WITA

Trending di News