Menu

Mode Gelap

Opini · 1 Nov 2025 10:28 WITA ·

Makna Pelukan Hangat Ayah bagi Pertumbuhan Emosional Buah Hati, Begini Kajiannya


 Makna Pelukan Hangat Ayah bagi Pertumbuhan Emosional Buah Hati, Begini Kajiannya Perbesar

 

Penulis : Firmansyah Ahli Muda Pranata Humas, Bagian Prokopim Setda Kabupaten Dompu

ERANTB.COM- Opini- Sudahkah ayah atau bunda memeluk hatinya hari ini? Pelukan hangat dari orang tua ternyata memiliki makna mendalam bagi pertumbuhan emosional anak.

Betapa bermaknanya pelukan seorang ayah atau bunda, sebab sentuhan kasih itu tidak lekang oleh waktu—ia akan abadi dalam ingatan sang anak hingga mereka tumbuh dewasa. Pelukan menjadi simbol cinta tulus dan dukungan tanpa syarat, yang menegaskan bahwa mereka adalah sosok yang layak dicintai dan disayangi.

Kajian Psikologis Tentang Pelukan Orang Tua

Dari sudut pandang psikologis, memeluk “buah hati” bukan sekadar bentuk kasih sayang, tetapi juga tindakan yang memberi banyak manfaat. Pelukan memperkuat ikatan emosional antara anak dan orang tua, meningkatkan rasa percaya diri, menenangkan perasaan, serta menstimulasi pertumbuhan fisik dan perkembangan otak melalui pelepasan hormon kebahagiaan seperti oksitosin.

Pelukan dapat diberikan kapan saja, terutama ketika anak membutuhkan dukungan emosional. Saat seorang anak menerima pelukan hangat dari ayah atau bundanya, ia akan merasa nyaman, aman, dan bahagia.

Secara signifikan, pelukan orang tua berperan dalam menunjang pertumbuhan emosional anak. Anak yang sering mendapat pelukan akan merasa dicintai dan diterima, sehingga tumbuh dengan rasa percaya diri, kesejahteraan emosional yang lebih baik, serta kemampuan mengelola emosi dengan tenang.

Pesan Moral dari Sosok Pemimpin yang Menyayangi Anak

Pentingnya pelukan hangat ini dapat menjadi pengingat bagi setiap orang tua untuk tetap menyediakan waktu bagi anak, betapapun sibuknya rutinitas pekerjaan.

Dalam sebuah kesempatan, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, tampak menggendong seorang anak kecil yang hadir bersama orang tuanya di sebuah acara. Momen tersebut menjadi simbol kepedulian seorang pemimpin yang juga berperan sebagai “ayah” bagi anak-anak Dompu.

Melalui tindakan sederhana itu, Bupati Bambang menyampaikan pesan moral kepada seluruh masyarakat Dompu untuk selalu menyayangi anak-anak dan memberikan perhatian maksimal agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi harapan bangsa dan daerah.

Semoga tulisan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menyediakan ruang hangat bagi anak-anak agar mereka tumbuh dalam cinta dan rasa aman.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Refleksi 68 Tahun Lombok Barat: Antara Pembangunan Fisik dan Jalan Sunyi Menuju Sejahtera dari Desa

19 April 2026 - 16:36 WITA

Tak Ada Pejabat Dompu di Eselon II: Meritokrasi atau Ketimpangan Birokrasi?

13 April 2026 - 00:01 WITA

Perang Asimetris Iran, Awal Tumbangnya Rezim Preman Dunia AS IS (Banyak Pelajaran Menarik)

22 Maret 2026 - 06:28 WITA

Tekanan Ganda 2026: Krisis Lingkungan dan Ancaman Pangan Nasional

1 Januari 2026 - 21:20 WITA

Babak Baru Unram di Usia ke-63: Refleksi atas Bayang-bayang Krisis Transparansi dan Integritas

14 November 2025 - 21:29 WITA

Mengharmonikan Iman, Ilmu, dan Alam: Refleksi Dies Natalies UIN Mataram Menuju Kampus Cinta Berperadaban Hijau

25 Oktober 2025 - 13:25 WITA

Trending di Opini