ERANTB.COM- Lombok Barat- Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Banyumulek resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama, Jumat (12/12). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, Yandri Susanto, serta Anggota DPR RI Komisi V, H. Abdul Hadi. Momentum ini menandai lahirnya pusat ekonomi baru yang diharapkan mampu menggerakkan kemandirian masyarakat desa.
Dalam sambutannya, H. Abdul Hadi menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih bukan sekadar pembangunan fasilitas fisik, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur ekonomi desa. Menurutnya, koperasi dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi Banyumulek, khususnya di tengah upaya pemerintah desa untuk meningkatkan kedisiplinan anggaran dan efisiensi belanja sesuai arahan Peraturan Menteri Keuangan (PMK).
“Koperasi menjadi ruang pembelajaran ekonomi bagi warga, mulai dari pengelolaan keuangan yang sehat hingga penguatan usaha berbasis komunitas. Ini adalah pondasi penting untuk mewujudkan desa yang mandiri dan produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara DPR RI, Kementerian Desa, dan pemerintah daerah menjadi dorongan kuat agar pembangunan koperasi berjalan maksimal. Dengan kolaborasi tersebut, ia optimistis desa-desa di Lombok akan semakin maju melalui penguatan kelembagaan ekonomi dan tata kelola anggaran yang transparan.
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Banyumulek diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat, terutama bagi kelompok perempuan dan pelaku UMKM lokal.
Acara peletakan batu pertama ditutup dengan doa bersama dan komitmen dari seluruh pihak untuk memastikan pembangunan koperasi berjalan tepat waktu serta mampu memberikan manfaat nyata bagi warga Banyumulek.
























