ERANTB.COM- Mataram – Program pembelajaran Smart Edu mendapat respons positif dari kalangan pendidik di Kota Mataram. Metode ini dinilai mampu membantu siswa, khususnya kelas tinggi (kelas V dan VI), dalam memahami dan menyelesaikan soal-soal ujian yang selama ini dianggap sulit, terutama pada mata pelajaran matematika.
Pengawas Pendidikan Agama Islam Kota Mataram, H. Zainuddin, M.Pd.I, mengatakan Smart Edu sangat relevan diterapkan menjelang pelaksanaan berbagai asesmen dan ujian sekolah.
Smart Edu ini sangat menarik untuk disampaikan kepada guru-guru, terutama guru kelas 5 dan 6 yang akan menghadapi ujian. Soal-soalnya itu panjang dan sering sulit dipahami anak-anak,” ujarnya.
Menurutnya, melalui metode Smart Edu, siswa dapat lebih cepat memahami maksud soal dan menemukan solusi.

Kalau menggunakan Smart Edu, insya Allah anak-anak akan lebih mudah menjawab dan menyelesaikan soal. Biasanya membaca soal saja sudah lama, tapi dengan metode ini, paling tidak satu soal bisa diselesaikan dalam waktu sekitar satu menit,” jelasnya.
Ia berharap para guru dapat memanfaatkan metode ini untuk mempermudah penyampaian materi pembelajaran, khususnya matematika yang selama ini menjadi momok bagi siswa.
Kami harapkan guru-guru lebih enak menyampaikan materi, terutama matematika. Anak-anak ke depan akan lebih senang belajar matematika setelah memahami metode ini,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Kepala SDN 36 Cakranegara Kota Mataram, Ibu Masita, S.Pd. Ia mengapresiasi dukungan anggota DPRD Kota Mataram yang turun langsung ke sekolah dan memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Terima kasih atas support dan dukungan Bapak Anggota Dewan yang langsung hadir ke sekolah kami dan melihat kondisi sekolah, termasuk gedung yang sudah tidak layak pakai,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, ke depan terdapat rencana pemanfaatan bangunan lama untuk mushola atau ruang kelas khusus siswa beragama Islam. Selain itu, dukungan dalam peningkatan kualitas pembelajaran dinilai sangat tepat sasaran.
Terima kasih juga atas ide menghadirkan narasumber khusus pembelajaran matematika. Cara cepat menghitung perkalian, pembagian, dan pengurangan ini sangat bagus,” katanya.
Menurutnya, metode Smart Edu sangat membantu siswa kelas V yang akan menghadapi ANBK, serta siswa kelas VI yang akan menghadapi Penilaian Akhir (PKA).
“Kita mulai dari gurunya dulu, bagaimana cara mentransfer metode cepat ini kepada anak-anak didik,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Mataram dari Fraksi PKS, M. Nurul Ichsan, menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Cakranegara.
Alhamdulillah saya memiliki komitmen terhadap pendidikan di Kota Mataram, khususnya di Cakranegara. Awalnya saya sempat meragukan karena latar belakang program ini di bidang matematika dan komputer,” ujarnya.
Namun setelah mendapatkan penjelasan dari rekan sejawatnya, ia menilai Smart Edu justru memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, Setelah mendapat informasi dari sahabat saya, ternyata program pembelajaran ini sangat membantu dunia pendidikan,” ungkapnya.
Ichsan mengaku ketertarikannya terhadap Smart Edu lebih besar dibandingkan sejumlah program lain yang ada di Dinas Pendidikan.
“Dibandingkan dengan program-program lain di Dinas Pendidikan, saya justru tertarik dengan program ini. Karena itu kami mencoba memulainya secara bertahap,” katanya.
Ia menegaskan, jika respons sekolah-sekolah terus positif, maka program Smart Edu berpeluang dikembangkan lebih luas melalui Dinas Pendidikan Kota Mataram.
Jika respons sekolah-sekolah baik, insya Allah program ini bisa dikembangkan melalui Dinas Pendidikan demi peningkatan kualitas pendidikan anak-anak, khususnya di bidang matematika yang selama ini masih minim,” pungkasnya.

























