MEDALI PERTAMA: Tim Aerosport Lomok Barat berhasil mengawinkan medali emas dan perak di ajang Porprov 2026. (Dok KONI Lobar)
LOMBOK BARAT, ERANTB.COM – Putra daerah asal Kabupaten Lombok Barat (Lobar) kembali mengukir prestasi gemilang. Kali ini, kabar membahagiakan datang dari cabang olahraga (cabor) kedirgantaraan, Aerosport, yang sukses menyumbangkan medali pertama untuk kontingen Lombok Barat di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026.
Hebatnya lagi, cabor andalan ini langsung memborong dua medali sekaligus, yaitu satu medali emas dan satu medali perak.
“Medali emas berhasil dipersembahkan oleh atlet andalan Lobar, Soni Ade Hermawan, yang turun di nomor perlombaan terbang paramotor,” ujar Ketua Harian KONI Lobar, H. Bahrul Fahmi, pada Selasa (14/7).
Sementara itu, posisi kedua berhasil diamankan oleh Bagus Pala Rusadi. Penampilan impresifnya di cabor dan nomor lomba yang sama membuat Bagus berhak membawa pulang medali perak. H. Fahmi yang hadir langsung dalam acara penutupan dan penyerahan medali menyebutkan bahwa kompetisi cabor kedirgantaraan ini sudah berlangsung sejak 13 Juli lalu.
Pencapaian luar biasa ini terasa sangat istimewa. Pasalnya, medali tertinggi ini diraih di tengah keterbatasan fasilitas dan dukungan anggaran yang sangat minim bagi pengembangan atlet di Lombok Barat. Namun, H. Fahmi menegaskan bahwa masalah dana tidak menjadi penghalang bagi para atlet untuk berprestasi.
“Ini murni karena semangat. Sejak awal, kami sudah menanamkan mental juara kepada semua atlet. Kita selalu gaungkan semboyan ‘Lombok Barat Juara’,” kata H. Bahrul Fahmi dengan optimis.
Ia menambahkan, masalah keterbatasan fasilitas atau minimnya dana operasional adalah hal biasa yang sering terjadi di dunia olahraga daerah. Meski begitu, ia sangat mengapresiasi kedewasaan mental para atlet dan pelatih paramotor Lobar yang tetap fokus bertanding tanpa terpengaruh kondisi tersebut.
“Para atlet dan tim sangat mengerti situasi yang ada. Keterbatasan yang sempat dialami sama sekali tidak menurunkan daya juang mereka di lapangan,” lanjutnya.
H. Fahmi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian pada kemajuan olahraga di daerah. Hanya saja, dalam pelaksanaannya, terkadang masih ada perbedaan sudut pandang atau kendala teknis yang membuat dukungan tidak berjalan mulus sejak awal.
“Memang kadang ada perbedaan pandangan atau salah paham di tingkat teknis. Tapi bagi kami, yang terpenting hari ini adalah pembuktian nyata dari para atlet yang berhasil membawa pulang medali emas dan perak untuk Lombok Barat,” tutup Fahmi.






















