Kapolres Lombok Barat AKBP Mellysa Amalia (kiri) bersama Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja (kanan) saat menghadiri penilaian Lomba Tiga Pilar Kamtibmas Tahun 2026 di Desa Meninting, Kecamatan Batulayar. (Foto: Istimewa/Era NTB)
LOMBOK BARAT, ERANTB.COM — Kapolres Lombok Barat, AKBP Mellysa Amalia, S.H., S.I.K., M.Si., M.Tr.S.O.U., mendampingi langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. dalam pembukaan Penilaian Lomba Tiga Pilar Kamtibmas Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (16/7/2026). Kehadiran Kapolres di lokasi dinilai sebagai bentuk komitmen kuat dalam mengawal langsung performa jajarannya, sekaligus menegaskan kesiapan Desa Meninting yang kini dibidik untuk mampu menembus dan tampil di tingkat nasional mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Di sela-sela peninjauan sarana dan prasarana posko, AKBP Mellysa Amalia mengungkapkan rasa bangganya atas capaian dan kekompakan yang ditunjukkan oleh aparatur di tingkat bawah yang dinilai sudah memiliki standar kualitas nasional. “Kami sangat bangga Desa Meninting dapat mewakili Polres Lombok Barat dalam ajang bergengsi ini. Ini bukan sekadar kompetisi lokal, melainkan wujud nyata dari komitmen kami di Polres Lombok Barat untuk memastikan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan jajaran pemerintah desa selalu bergerak seirama demi memberikan rasa aman langsung di tengah masyarakat, dan kami optimis sinergi ini layak dibawa ke tingkat nasional,” ujarnya dengan penuh optimis.
Pernyataan tersebut selaras dengan substansi utama penilaian lomba yang menitikberatkan pada aspek sinergitas, inovasi pelayanan berbasis digital, serta kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Terlebih untuk wilayah Batulayar yang merupakan kawasan strategis pariwisata internasional, kesiapan penanganan masalah sosial secara cepat dan tepat menjadi parameter penting penilaian. AKBP Mellysa menegaskan bahwa kehadiran tim penilai dari Polda NTB justru menjadi momentum krusial untuk menguji konsistensi pelayanan tersebut agar benar-benar matang sebelum melangkah ke kompetisi yang lebih tinggi.
“Kehadiran Bapak Kapolda NTB hari ini menjadi motivasi besar bagi kami di tingkat Polres. Saya memastikan bahwa Tiga Pilar di Lombok Barat tidak hanya kompak saat dinilai, tetapi akan terus menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan setiap persoalan warga secara problem solving yang cepat dan humanis, sebagai modal utama kami menuju penilaian tingkat nasional,” tambah perwira menengah melati dua tersebut saat menjelaskan substansi operasional Tiga Pilar di wilayahnya.
Lebih jauh, kapolres perempuan pertama di Lombok Barat ini memandang bahwa ketahanan wilayah kemasyarakatan yang kokoh pada akhirnya akan berdampak linear terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Hubungan harmonis antara TNI, Polri, dan pemerintah desa di Meninting ini diharapkan dapat ditularkan sebagai rujukan atau role model bagi desa-desa lain di seluruh Kabupaten Lombok Barat, bahkan menjadi percontohan di tingkat pusat.
“Target utama kami bukan sekadar meraih juara, melainkan bagaimana dampak soliditas ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lombok Barat. Jika Tiga Pilar di setiap desa kuat, maka stabilitas kamtibmas akan terjaga, roda ekonomi serta pembangunan daerah pun akan berjalan dengan akselerasi yang positif, dan prestasi di tingkat nasional akan mengikuti dengan sendirinya,” pungkas AKBP Mellysa Amalia secara lugas.
Melalui seluruh rangkaian penilaian ini, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan Desa Meninting tampil optimal merupakan bukti nyata bahwa keamanan wilayah yang berkelanjutan tidak dapat bersandar pada satu instansi saja. Di bawah kepemimpinan AKBP Mellysa Amalia, Polres Lombok Barat berhasil mempertegas substansi kolaborasi bahwa ketika Polri, TNI, dan Pemerintah Desa solid menempatkan keamanan sebagai produk kebersamaan, maka stabilitas sosial dan kemajuan ekonomi daerah akan terwujud dengan sendirinya, sekaligus mengukuhkan kelayakan wilayah ini untuk berbicara banyak di panggung nasional.






















