Menu

Mode Gelap
 

Hukum & Kriminal · 26 Jul 2021 09:10 WITA ·

Bongkar Sindikat PCR Palsu, Polisi Tangkap Tiga Orang Terduga Pelaku


 Bongkar Sindikat PCR Palsu, Polisi Tangkap Tiga Orang Terduga Pelaku Perbesar

ERANTB.COM – Lombok Tengah-Tim Puma Kepolisian Resort Lombok Tengah pada hari Jumat tanggal 23 Juli 2021 sekitar pukul 16.00 Wita, mengamankan seorang perempuan berinisial ARO, calon penumpang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) lantaran menggunakan surat keterangan PCR diduga palsu.

Pelaku diamankan berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/B/312/VII/2021/SPKT/RES.LOTENG/POLDA NTB tertanggal 24 Juli 2021 tentang tindak pidana menggunakan surat keterangan palsu sesuai dengan pasal 263 KUHP.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK, menjelaskan pelaku ketahuan menggunakan surat keterangan PCR palsu saat petugas KKP inisial D, validator dokumen Kesehatan di kantor KKP BIZAM Lombok hendak validasi surat PCR penumpang inisial ARO.

Setelah melakukan pemeriksaan, petugas menemukan kejanggalan pada surat yang tanpa dilengkapi stemple basah, melainkan hasil scanner dari komputer.

Pihak KKP kemudian menghubungi pihak Rumah Sakit Universitas Mataram dan menanyakan apakah penumpang tersebut terdaftar sebagai pemohon PCR atau tidak.

“Pihak Rumah Sakit Universitas Mataram membantah dengan mengatakan yang bersangkutan tidak terdaftar di sistem Rumah sakit Universitas Mataram,” jelas Kapolres Lombok Tengah.

ARO akhirnya dibawa ke Satuan Reskrim Polres Lombok Tengah untuk dilakukan klarifikasi dan pemeriksaan terkait surat PCR yang diduga palsu tersebut.

Setelah dilakukan pengembangan, kata Kapolres, polisi juga mengamankan dua orang lainnya inisial PE yang disebut menyalurkan dalam pembuatan surat PCR palsu dan MF selaku pihak yang disebut sebagai pembuat surat keterangan PCR palsu di rumahnya, di Batu Layar, Lombok Barat.

Kapolres menyebutkan, terhadap para pelaku masing-masing dikenakan pasal, ARO disangkakan pasal 263 ayat 2 sub pasal 263 ayat 2 KUHP, PEHPS diterapkan pasal 263 ayat 1 Jo 55 jo 56 KUHP dan MF disangkakan dengan pasal 263 ayat 1 sub Pasal 263 ayat 1 KUHP, sementara satu orang lagi yang dianggap terlibat dalam kasus itu masih dalam pengejaran aparat.

Barang bukti yang diamankan, lanjut Kapolres, berupa surat keterangan hasil pemeriksaan PCR diduga palsu, hasil pemeriksaan laboratorium Rumah Sakit Unram diduga palsu, satu unit HP Samsung milik MF, satu Unit komputer yang digunakan untuk membuat surat keterangan PCR palsu.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pria di Kempo Ditangkap Tim Jatanras Polres Dompu, Diduga Menyandera dan Memeras Teknisi Tower

19 November 2023 - 06:07 WITA

Tim Reskrim Polres Lobar, Tangkap Dua Pelaku Pencuri Yg Pura-pura Bantu Korban Kecelakaan

21 September 2023 - 16:54 WITA

Enam Belas Unit Hp Xiaomi Pesanan Di Gelapkan , MH Di Tangkap Tim Puma Polres Dompu

15 Juni 2023 - 11:44 WITA

Tim Opsnal Dit Polairud Polda NTB Menangkap 11 Terduga Pelaku Pengebom Ikan di Bima

8 Juni 2023 - 23:59 WITA

Kurangi Pelanggaran Jelang MXGP Polres Sumbawa Gelar Razia dan Berikan Himbauan

26 Mei 2022 - 23:37 WITA

Pelaku Pencurian di Rumah Dinas Puskesmas Buer Ditangkap Tim Puma

1 Februari 2022 - 13:29 WITA

Trending di Hukum & Kriminal