Menu

Mode Gelap

News · 2 Jun 2020 03:02 WITA ·

Pemilu, Media Evaluasi Kekuasaan


 Pemilu, Media Evaluasi Kekuasaan Perbesar

Amiruddin, S.TP

ERANTB.COM- Pemilihan umum yang bersifar luber dan jurdil serta kompetitif memberikan ruang kesetaraan dan kesempatan kepada warga negara untuk mengekspresikan keinginannya dalam ranah politik. Pemilihan umum juga sebagai media evalusi terhadap pemerintahan sebelumnya. Jadi lewat pemiliahn umum, warga negara dapat menggunakan hak mereka untuk mengontrol dengan memutuskan apakah mereka ingin para penguasa terus berkuasa atau apakah menginginkan munculnya elit baru untuk menjalankan kekuasaan.

Pemilu demokratis bukan hanya berfungsi sebagai mekanisme control, tetapi juga sebagai suatu mekanisme untuk menyerahkan kekuasaan. Karena satu satunya cara untuk memperoleh kekuasaan yang dapat diterima demokrasi adalah melalui pemilu. Pemilu harusnya melahirkan produk pemimpin yang memiliki integritas, kapabilitas dan mental berkhidmat untuk warga Negara. Karena sejatinya. Negara ada untuk kesejahteran dan pemerintah ada untuk melayani warga negaranya.

Demokrasi adalah pilihan sistem politik yang menempatkan daulat sepenuhnya berada di tangan rakyat, sehingga rakyatlah aktor utama yang menetukan perubahan sesuai tujuan dan cita cita Negara. Sistem politik yang baik harus didukung pelaku politik yang baik demi menciptakan keadilan dan kesejahteraan ditengah masyarakat

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mahasiswi Asal KSB Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Gomong, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

18 Mei 2026 - 20:46 WITA

Pemkab Sumbawa Dorong OPD Aktif Perbarui Website dan Media Sosial

18 Mei 2026 - 16:50 WITA

RSUP NTB Lunas dari Utang Rp91 Miliar, Fokus Benahi Pelayanan dan Tata Kelola

17 Mei 2026 - 23:04 WITA

Sengketa Tanah Warga di Sembalun Masuki Babak Akhir, Publik Soroti Dugaan Cacat Administrasi

17 Mei 2026 - 11:12 WITA

Gubernur Iqbal: Saatnya UMKM NTB Naik Kelas dan Siap Bersaing dikancah Global

15 Mei 2026 - 09:45 WITA

Sekda NTB Lantik 35 Pejabat Fungsional, Perkuat Birokrasi Fleksibel dan Berbasis Kinerja

14 Mei 2026 - 20:05 WITA

Trending di News