Menu

Mode Gelap

News · 4 Jun 2025 18:51 WITA ·

Makmur Mendunia, Arah Baru Pembangunan NTB Ditegaskan di MusrenbangProv


 Makmur Mendunia, Arah Baru Pembangunan NTB Ditegaskan di MusrenbangProv Perbesar

 

ERANTB.COM – Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. L. Muhamad Iqbal, menegaskan arah pembangunan daerah dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (MusrenbangProv) tahun 2025 yang berfokus pada tiga pilar utama: pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata berkelas dunia. Seluruh arah pembangunan ini terangkum dalam visi strategis “Makmur Mendunia” yang juga sejalan dengan rencana pembangunan nasional.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Iqbal saat membuka puncak kegiatan MusrenbangProv di Hotel Lombok Raya, Mataram, Rabu (4/6/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Dalam Negeri, H.M. Tito Karnavian, dan Wakil Menteri Bappenas, Febrian Alphianto Ruddyard.

“Karakter penting pembangunan kita adalah penguatan koordinasi program dengan kabupaten/kota serta pembangunan dari desa, yang merupakan fase awal dari empat tahap Rencana Pembangunan Jangka Menengah NTB 2025–2045,” ujar Gubernur Iqbal.

Dalam paparannya, Gubernur menargetkan pengentasan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada 2029, penurunan angka kemiskinan di bawah 10 persen, pertumbuhan ekonomi sebesar 9 persen, pengurangan kesenjangan ekonomi hingga 0,32 persen, peningkatan indeks pengembangan SDM ke angka 0,60 persen, serta kualitas lingkungan hidup mencapai 77 persen.

Program Strategis Ketahanan Pangan dan Pariwisata

Gubernur juga menjabarkan program prioritas sektor ketahanan pangan, antara lain:

  1. Pembangunan silo (gudang penyimpanan) pertanian berkapasitas 100.000 ton
  2. Penguatan logistik hasil pertanian melalui kapal tongkang

Optimalisasi 10.000 hektare lahan

Revitalisasi irigasi di 40.000 hektare

Pengembangan budidaya perikanan

Sementara itu, sektor pariwisata akan diperkuat melalui:

Peningkatan konektivitas udara dengan rute baru dan pesawat amfibi

Dua jalur kapal cepat :

  • Pembangunan infrastruktur jalan antar destinasi
  • Promosi wisata berbasis event (MICE)

DPRD dan Bappenas Dukung Visi Makmur Mendunia

Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda, menyatakan bahwa hasil pokok pikiran (Pokir) anggota dewan merupakan bagian penting dalam perencanaan pembangunan.

 

“Fokus Pokir DPRD adalah akselerasi pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, penyiapan ekosistem agromaritim, dan pengembangan pariwisata yang berkualitas serta berkelanjutan,” jelasnya.

Wakil Menteri Bappenas, Febrian Alphianto Ruddyard, menyoroti bahwa ekonomi NTB dalam lima tahun terakhir menunjukkan tren fluktuatif. Oleh karena itu, Bappenas mendorong pembangunan ekonomi berbasis kawasan (aglomerasi), termasuk:

  • Pengembangan industri di Sumbawa Barat
  • Kawasan perkebunan, peternakan, perikanan dan transmigrasi
  • Penguatan data sosial ekonomi, serta penyaluran bansos adaptif
  • Infrastruktur air minum, perumahan, dan peremajaan kota

“NTB memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan nasional dan destinasi wisata unggulan. Kami dorong agar provinsi selaras dengan kebijakan pusat terutama dalam pembangunan SDM melalui pendidikan dan kesehatan,” tandasnya.

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Lombok Barat Silaturahmi dengan Masyarakat, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

23 September 2026 - 17:43 WITA

Kammi Lombok Barat Sukses Gelar Lobar Future Leader jadi langkah awal Ekspansi Kaderisasi dan Gerakan pemuda

21 September 2026 - 09:58 WITA

KAMMI Lombok Barat Sukses Gelar Lobar Future Leader 1 2026, Jadi Langkah Awal Ekspansi Kaderisasi dan Gerakan Pemuda

21 September 2026 - 09:40 WITA

Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum Demi Tingkatkan Kepercayaan Investor

19 September 2026 - 22:13 WITA

NTB Raih Tiga Apresiasi Kemendagri, Program Perumahan, Pendidikan, dan Lingkungan Disorot

19 September 2026 - 06:33 WITA

Raperda Perubahan APBD NTB 2026 Disetujui, Pemprov Fokus Amankan Pelayanan Publik dan Bencana Kekeringan

19 September 2026 - 06:03 WITA

Trending di News