Menu

Mode Gelap

News · 24 Jan 2026 05:59 WITA ·

106 Desa Prioritas, Gubernur NTB Dorong Kolaborasi Terpadu Desa Berdaya


 106 Desa Prioritas, Gubernur NTB Dorong Kolaborasi Terpadu Desa Berdaya Perbesar

ERANTB.COM- Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan pentingnya orkestrasi dan kolaborasi terpadu antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan dalam menangani kemiskinan ekstrem. Pemerintah Provinsi NTB, kata Gubernur, siap berperan sebagai dirigen yang mengoordinasikan seluruh program agar intervensi tepat sasaran pada 106 desa prioritas.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Iqbal saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi bersama Mitra Pembangunan Pemerintah Provinsi NTB di Mataram, Jumat (23/1/2026).

Menurutnya, pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi pilar utama pembangunan daerah NTB dalam lima tahun ke depan. Saat ini, sebanyak 106 desa di NTB masih masuk kategori kemiskinan ekstrem dan menjadi fokus utama penanganan pemerintah.

Target utama kita adalah menghilangkan kemiskinan ekstrem. Ini fondasi paling mendasar sebelum menyelesaikan persoalan sosial lainnya,” tegas Gubernur Iqbal.

Gubernur juga menyinggung panjangnya sejarah keterlibatan mitra pembangunan di NTB. Namun, upaya pengentasan kemiskinan dinilai belum optimal karena belum terbangunnya kolaborasi yang terstruktur dan terpadu.

Persoalannya adalah lack of orchestration. Tidak ada yang mengorkestrasi, tidak ada dirigennya. Masing-masing berjalan sendiri,” tandasnya.

Ia menjelaskan, kemiskinan merupakan akar dari berbagai persoalan sosial, termasuk pernikahan usia dini. Oleh karena itu, penanganannya tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus terintegrasi lintas sektor. Sebagai jawabannya, Pemerintah Provinsi NTB mengimplementasikan program Desa Berdaya untuk menangani kemiskinan ekstrem secara komprehensif.
Dalam skema tersebut, Pemprov NTB memastikan ketersediaan basis data yang akurat terkait kondisi dan kebutuhan desa-desa prioritas. Data ini menjadi rujukan bagi mitra pembangunan agar program yang dijalankan selaras dan tidak tumpang tindih.

Tugas pemerintah provinsi adalah menyediakan data dan memberikan arahan. Teman-teman mitra pembangunan memainkan alat musiknya, tetapi iramanya harus sama,” ujar Gubernur, mengibaratkan sinergi tersebut seperti sebuah orkestra.

Lebih lanjut, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa pengurangan kemiskinan merupakan tujuan utama pembangunan. Sementara sektor unggulan seperti ketahanan pangan dan pariwisata diposisikan sebagai instrumen untuk mencapai tujuan tersebut.

Tujuan utamanya nomor satu. Nomor dua, nomor tiga sejatinya adalah tools, alat untuk mengeluarkan masyarakat dari kemiskinan,” jelasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun kesepahaman dan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan untuk bekerja secara terpadu dan terintegrasi, demi mewujudkan NTB yang bebas dari kemiskinan ekstrem.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kepala Desa Sambik Elen Buka Suara Soal Isu Sengketa Agraria

17 April 2026 - 18:39 WITA

TGH. Sariawan, Lc., M.A Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-68 Kabupaten Lombok Barat 

17 April 2026 - 07:51 WITA

Penutupan Tiga SPBU di Lombok Utara Picu Dampak Sosial, Warga Kesulitan Akses BBM

16 April 2026 - 21:46 WITA

Polres Sumbawa Tegas, Kendaraan Knalpot Bising Langsung Disita

16 April 2026 - 11:51 WITA

Halal Bihalal PKS Dompu Jadi Momentum Perkuat Soliditas dan Konsolidasi Kader

14 April 2026 - 21:48 WITA

Gala Premier Pelantikan BKM FUSA UIN Mataram 2026, Filantropi Jadi Arah Kepengurusan

14 April 2026 - 09:01 WITA

Trending di News