Mataram, ERANTB.COM– Menjelang kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Pulau Lombok, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Mataram (Unram) menyatakan akan menggelar aksi damai sekaligus menyerahkan dokumen kajian nasional kepada Presiden. Agenda tersebut direncanakan bertepatan dengan peresmian Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat.
Ketua DPM Unram, Maulana, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa sekaligus pelaksanaan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah. Menurutnya, kehadiran Presiden di Nusa Tenggara Barat menjadi momentum untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah pusat.
Aksi tersebut mengusung tema “Seruan Aksi: Evaluasi Total Seluruh Kebijakan Presiden Republik Indonesia”. Melalui kegiatan itu, DPM Unram berencana menyerahkan naskah kajian yang berisi evaluasi serta sejumlah rekomendasi terhadap berbagai kebijakan nasional yang dinilai berdampak langsung pada masyarakat.
“Kedatangan Bapak Presiden Prabowo ke Lombok Barat merupakan momentum penting bagi kami untuk menyerahkan naskah kajian strategis secara langsung. Kami berharap kajian ini dapat menjadi bahan evaluasi terhadap berbagai kebijakan nasional yang berdampak pada kehidupan masyarakat,” ujar Maulana dalam keterangan tertulisnya.
Selain menyampaikan aspirasi melalui aksi damai, DPM Unram menegaskan bahwa pendekatan yang ditempuh mengedepankan kajian akademik sebagai bentuk kontribusi intelektual mahasiswa dalam proses pembangunan nasional.
Melalui dokumen tersebut, mahasiswa berharap pemerintah dapat mempertimbangkan berbagai masukan yang disampaikan sebagai bahan dalam penyusunan maupun evaluasi kebijakan publik, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan rakyat.
Pewarta : M. Gumelar
Editor : Ardiansyah
























