Menu

Mode Gelap

Daerah · 20 Jul 2026 21:32 WITA ·

KAMMI Lombok Barat Tegaskan Tolak Praktik KKN, Imbau Warga Tenang Tunggu Hasil KPK


 KAMMI Lombok Barat Tegaskan Tolak Praktik KKN, Imbau Warga Tenang Tunggu Hasil KPK Perbesar

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Foto Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Dok. Istimewa)


LOMBOK BARAT, ERANTB – Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Lombok Barat memasuki babak baru . KPK mengamankan 19 orang, termasuk Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini. Tujuh orang telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Penyidik juga menyita sejumlah dokumen dan uang tunai yang diduga berkaitan dengan fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Menanggapi perkembangan tersebut, Penjabat (PJ) Ketua PD KAMMI Lombok Barat, Muhamad Gumelar Fawaz, menegaskan KAMMI mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi. Menurutnya, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) merupakan persoalan serius yang menghambat pembangunan daerah dan merugikan masyarakat.

“Kami tidak memberikan toleransi terhadap praktik KKN. Jika ada pelanggaran hukum, prosesnya harus diusut secara tuntas, objektif, dan tanpa pandang bulu. Namun, kami juga menghormati asas praduga tak bersalah dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada KPK,” kata Gumelar, Senin (20/7/2026).

Ia menilai, penegakan hukum yang profesional menjadi harapan masyarakat agar kepercayaan publik terhadap pemerintah tetap terjaga. Karena itu, seluruh pihak diminta memberikan ruang kepada KPK untuk bekerja tanpa intervensi maupun tekanan dari pihak mana pun.

Gumelar juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menggiring opini sebelum ada keputusan resmi dari KPK. Menurutnya, situasi kondusif penting dijaga agar pelayanan publik dan roda pemerintahan di Lombok Barat tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Kami mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. KAMMI akan terus mengawal proses hukum dan menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen. Kami berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi seluruh penyelenggara negara agar menjunjung tinggi integritas dan menjauhkan diri dari praktik korupsi,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

HUT Bank NTB Syariah Ke – 62

21 Juli 2026 - 14:33 WITA

Bank Ntb Syariah Gelar Rimo Run 2026, Kampanyekan Hidup Sehat

21 Juli 2026 - 04:37 WITA

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK

21 Juli 2026 - 00:30 WITA

Gubernur NTB: Kepemimpinan Hebat Harus Membangun Sistem, Bukan Ketergantungan pada Figur

20 Juli 2026 - 23:12 WITA

Manfaatkan Car Free Day, Imigrasi Kota Mataram Hadirkan Layanan Pasporia Akhir Pekan di Teras Udayana

20 Juli 2026 - 01:07 WITA

Bank NTB Syariah Salurkan KUR Lagi, Siap Dorong UMKM dan Pekerja Migran NTB

20 Juli 2026 - 00:34 WITA

Trending di Ekonomi