Menu

Mode Gelap

News · 20 Nov 2021 05:30 WITA ·

Gubernur Dr. Zul : Merespon Cepat Terkait Harga Bawang Anjlok Di Bima


 Gubernur Dr. Zul : Merespon Cepat Terkait Harga Bawang Anjlok Di Bima Perbesar

ERANTB.COM–Mataram- Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc, merespon cepat kondisi anjloknya harga bawang di sejumlah wilayah di NTB, khususnya Kabupaten Bima.

“Saya sudah hubungin Pak Menteri Perdagangan RI pagi ini. Alhamdulillah, Pak Menteri akan Carikan solusi untuk harga bawang di Bima,” ujar Doktor ekonomi industri ini.

Selain itu, Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB, juga telah memerintahkan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, untuk berkoordinasi dengan Kadis Perdagangan Kabupaten Bima.

“Kadis Perdagangan Provinsi, Saya minta berkordinasi dengan Kadis Perdagangan di Bima utk mencari solusi harga minimal yang diinginkan petani,” imbuh Bang Zul.

Menurutnya, situasi saat ini memang sedang tidak mudah. Dan pihaknya akan terus intens membangun komunikasi dengan Menteri Perdagangan RI dan jajarannya.

“Kami dengan Pak Mendag sedang mencari solusinya. Mudah-mudahan Senin tim dari Pusat akan ke lapangan utk mencari solusi terbaik,” terangnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi, merespon komunikasi selular Gubernur NTB, dengan langsung menginstruksikan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan RI, Oke Nurwan, untuk melakukan langkah-langkah taktis guna merespon terkait anjloknya harga bawang.

“Barusan Pak Gub (Gubernur NTB, red), sudah kontak saya. Pagi ini, saya bahas dulu dengan Kementan, dan kita coba siapkan langkah tindak lanjut untuk jangka pendeknya,” terang Oke.

Selain itu, Oke Nurwan juga memberikan tips untuk menjaga kestabilan harga bawang kedepannya.

“Tapi juga harus ada perbaikan di pola dan waktu tanam. Karena kalau waktu tanam yang bersamaan maka setiap panen pasti anjlok (harganya),” tutupnya nurwan.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mutasi Perdana Berbasis Manajemen Talenta, Bupati Sumbawa: Jabatan Bukan Balas Jasa

8 September 2026 - 20:23 WITA

Arahan KPK Jadi Acuan, Gubernur NTB Minta APBD-P 2026 Diperketat

8 September 2026 - 20:09 WITA

Stunting Sumbawa Naik Jadi 29 Persen, Bupati Minta Semua Sektor Bergerak

8 September 2026 - 17:02 WITA

Kejar Tayang Implementasi Program Desa Berdaya Iqbal-Dinda dan Terabaikannya Sektor Pendidikan

7 September 2026 - 22:31 WITA

GAKADA BIDOM Sinergi dengan Pemprov NTB, Dorong Penguatan Kegiatan Kepemudaan dan Budaya Bima-Dompu

7 September 2026 - 20:00 WITA

Pengurus Baru Dilantik, KAMMI Mataram Tegaskan Komitmen Hadir untuk Persoalan Rakyat

6 September 2026 - 19:53 WITA

Trending di News