Menu

Mode Gelap

Opini · 23 Mei 2025 23:55 WITA ·

Pulau Kenawa, Mutiara Sunyi di Ujung Sumbawa


 Pulau Kenawa, Mutiara Sunyi di Ujung Sumbawa Perbesar


Pulau Kenawa, Mutiara Sunyi di Ujung Sumbawa

Oleh: Setiawan

ERANTB.COM– Sumbawa – Pada suatu pagi tenang di tahun 2018, sebuah drone kecil mengudara di atas hamparan savana emas dan laut biru kehijauan. Dari kejauhan, kamera itu merekam keheningan sebuah pulau kecil yang tampak nyaris tak berpenghuni. Namanya Pulau Kenawa—sebuah titik di peta yang tak banyak dikenal orang, namun menyimpan keindahan tak terperi.

Terletak tak jauh dari Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat, Pulau Kenawa bisa dicapai hanya dalam waktu sekitar 15 menit. Dari pelabuhan, perjalanan dilanjutkan ke dermaga kecil, lalu menyeberang menggunakan perahu nelayan. Ombak yang nyaris tak beriak membuat perjalanan ini terasa seperti meluncur di atas kaca. “Mungkin karena berada di Selat Alas, laut di sini selalu tenang,” ujar penulis yang juga seorang pejalan.

Sesampainya di pulau, suasana seperti berubah drastis. Tak ada rumah penduduk, tak ada suara motor atau pedagang yang lewat. Hanya suara angin yang membelai savana dan riak air memecah pantai. Bukit kecil di tengah pulau mengundang siapa saja untuk mendakinya, menyuguhkan pemandangan laut lepas dengan latar pulau-pulau kecil lain di sekitarnya. Di bawahnya, dermaga kayu yang sederhana jadi favorit wisatawan untuk berfoto.

“Dari semua tempat yang saya kunjungi selama keliling Indonesia, ini salah satu yang paling berkesan,” ujar sang pelancong. Bukan hanya karena pemandangan dan ketenangan yang ditawarkan, tapi juga karena mudahnya akses dan biaya yang sangat terjangkau. “Waktu itu saya hanya membayar sekitar Rp15 ribu untuk naik perahu. Tak ada tiket masuk.”

Laut di sekitar Pulau Kenawa dikenal bersih dan jernih, menyimpan kekayaan bawah laut yang menawan. Terumbu karang warna-warni dan gerombolan ikan kecil kerap memikat wisatawan mancanegara untuk menyelam atau snorkeling. Namun bagi yang tidak ingin basah, cukup duduk di tepi pantai atau berkeliling menikmati savana sudah menjadi pengalaman tersendiri.

Di tengah maraknya destinasi wisata yang kian padat dan komersial, Pulau Kenawa seolah menjadi pengingat bahwa keindahan bisa hadir dalam kesederhanaan. Sebuah pulau kecil tanpa gedung tinggi, tanpa suara bising, hanya hamparan alam dan waktu yang berjalan lebih lambat.

Di sanalah, barangkali, kita bisa menemukan kembali arti dari kata “tenang”.

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bergizi di Atas Kertas, Aman di Atas Piring? Pelajaran dari Kasus SDN Beber

16 September 2026 - 14:48 WITA

Kejar Tayang Implementasi Program Desa Berdaya Iqbal-Dinda dan Terabaikannya Sektor Pendidikan

7 September 2026 - 22:31 WITA

Menolak Jadi Penonton Politik Desa : Saatnya Pemuda Menguji Gagasan Para Calon Kepala Desa Labulia

4 September 2026 - 21:32 WITA

NTB di Ambang Krisis Ekologis, KAMMI NTB Mendorong Langkah Nyata Pemerintah

28 Juli 2026 - 18:28 WITA

Korupsi Berulang di Lombok Barat, Akademisi Soroti Rapuhnya Tata Kelola Pemerintahan

24 Juli 2026 - 13:39 WITA

Suara Nurani untuk Bahtera NU: Meneladani Langkah Senyap Gus Gudfan sebagai Poros Penyelamat Kemandirian Jam’iyah

15 Juli 2026 - 16:22 WITA

Trending di Nasional