Sumbawa, ERANTB.COM – Gerak cepat Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Sumbawa bersama personel Polsek Labuhan Badas membuahkan hasil. Tujuh terduga pelaku penganiayaan berat yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia berhasil diamankan pada Minggu (15/2/2026) pagi, kurang dari tiga jam setelah kejadian.
Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Dr. Sutomo, tepatnya di depan Bengkel 73 Motor, kawasan Bukit Tinggi, Sumbawa Besar, sekitar pukul 06.00 WITA.
Kapolres Sumbawa Marieta Dwi Ardhini melalui Kasat Reskrim Andy Nur Rosihan Alfajri membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut.
Korban diketahui bernama Sopan Sopian alias Ian (33), seorang wiraswasta asal Perate, Kelurahan Pekat. Korban dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, satu korban lainnya yakni Agus Rifaid turut menjadi korban dalam kejadian tersebut,” jelas Kasat Reskrim.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 06.39 WITA pelapor dihubungi seseorang berinisial FK untuk segera datang ke lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), pelapor mendapati situasi sudah ramai dan memastikan korban yang tergeletak merupakan suaminya. FK kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sumbawa.
Menerima laporan, Kasat Reskrim melalui Kanit Pidum AIPTU Arifin Setioko langsung menggerakkan Tim Opsnal melakukan penyelidikan intensif. Dipimpin Kasat Reskrim, tim bergerak cepat setelah memperoleh informasi keberadaan para terduga pelaku.
Sekitar pukul 09.00 WITA, tim menuju wilayah Bukit Tinggi dan mengamankan dua terduga pelaku berinisial MY dan RA. Dari hasil interogasi awal, keduanya mengakui perbuatannya dilakukan bersama sejumlah rekannya.
Pengembangan dilakukan ke beberapa lokasi berbeda di wilayah Sumbawa. Polisi kemudian mengamankan terduga MF dan SF di wilayah Untir Iwes, terduga I dan PR di Labuhan Badas, serta DA di Moyo Hulu. Seluruh terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolres Sumbawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara dua orang lainnya berinisial FR dan D masih dalam proses penyelidikan.
Saat ini para terduga pelaku yang sebagian besar masih berstatus pelajar/mahasiswa dan pemuda di bawah umur telah diamankan. Kami mengimbau keluarga pelaku yang masih buron agar kooperatif menyerahkan diri. Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini secara transparan dan profesional sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim.
Kini para terduga pelaku beserta barang bukti tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap motif di balik penganiayaan maut tersebut. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali kondusif pasca penangkapan.

























