Menu

Mode Gelap

News · 6 Jun 2026 04:47 WITA ·

Pemprov NTB Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Wilayah Miskin Ekstrem


 Pemprov NTB Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Wilayah Miskin Ekstrem Perbesar

 

Lombok Barat, ERANTB.COM– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (5/6/2026).

Program ini menyasar masyarakat di wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem dan akses terbatas terhadap pasar serta kebutuhan pangan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah, mengatakan GPM merupakan upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap rakyatnya, termasuk di daerah-daerah pelosok. Kita harus memberikan pelayanan, terutama dalam penyediaan bahan pangan murah kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.343 keluarga menerima bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret.

Menurut Mirza, GPM tidak hanya bertujuan menjaga keterjangkauan pangan, tetapi juga menjadi instrumen pengendalian inflasi daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Berdasarkan pemantauan pemerintah dan data Badan Pusat Statistik, kelangkaan minyak goreng dan bahan bakar rumah tangga masih menjadi salah satu penyumbang inflasi di berbagai daerah di NTB.

Pemerintah Provinsi NTB berencana melaksanakan GPM secara rutin setiap bulan di wilayah yang terindikasi mengalami kenaikan harga pangan. Program tersebut juga melibatkan pelaku UMKM yang menyediakan berbagai komoditas dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Taman Ayu, Muhammad Tajudin, mengapresiasi pelaksanaan GPM yang dinilai mampu membantu warga menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok. Menurutnya, program tersebut penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah kelangkaan beras dan minyak goreng.

Ia berharap Gerakan Pangan Murah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu membantu meningkatkan ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat di desa-desa yang masih menghadapi kemiskinan ekstrem.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polsek Woja Gerak Cepat Tangani Temuan Jenazah Perempuan di Desa Madaprama

4 Juni 2026 - 19:36 WITA

Bupati Sumbawa Sambut Kunker Kapolda NTB, Perkuat Sinergi untuk Stabilitas Daerah dan Pelayanan Masyarakat

4 Juni 2026 - 19:02 WITA

Sekjen PPS Feryal Sayangkan DPRD KSB Diam Saat Rakyat Berjuang, Puji Ketua DPRD Dompu Turun ke Jalan

4 Juni 2026 - 12:01 WITA

Kericuhan Poto Tano Jadi Alarm, EW LMND NTB Desak Pemerintah Segera Beri Kepastian PPS

4 Juni 2026 - 05:54 WITA

Wabup Lombok Barat Luncurkan AKSI PELITA, Dorong Penguatan Numerasi Siswa SD

3 Juni 2026 - 20:54 WITA

Pemkab Sumbawa dan BPKP NTB Perkuat Sinergi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel

3 Juni 2026 - 19:09 WITA

Trending di News