Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 26 Jul 2026 15:52 WITA ·

Porprov NTB XII 2026 Sukses Digelar, Parekraf PW KAMMI NTB: Bukti Nyata Sport Tourism Gerakkan Ekonomi Menuju PON 2028


 Porprov NTB XII 2026 Sukses Digelar, Parekraf PW KAMMI NTB: Bukti Nyata Sport Tourism Gerakkan Ekonomi Menuju PON 2028 Perbesar

Infografis capaian Porprov NTB XII 2026. Parekraf PW KAMMI NTB sebut perputaran ekonomi Rp100 miliar dan 200 ribu penonton jadi modal positif menuju PON XXII 2028. (Foto: Dok. PW KAMMI NTB)


MATARAM, ERANTB 26 Juli 2026 – Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Nusa Tenggara Barat mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 yang resmi ditutup di GOR Turide Mataram. Ajang olahraga terbesar di NTB ini dinilai tidak hanya berhasil mencetak prestasi atlet, tetapi juga membuktikan besarnya potensi sport tourism sebagai penggerak ekonomi daerah.

Ketua Bidang Parekraf PW KAMMI NTB, Yusril Ashfahani, S.M., menyampaikan bahwa keberhasilan Porprov XII menjadi bukti bahwa penyelenggaraan event olahraga mampu memberikan dampak ekonomi yang luas apabila dikelola secara profesional dan terintegrasi.

“Porprov XII telah membuktikan bahwa olahraga bukan sekadar kompetisi, tetapi juga instrumen pembangunan ekonomi. Ribuan atlet, ofisial, wasit, keluarga atlet, hingga masyarakat yang hadir telah menghidupkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, UMKM, dan ekonomi kreatif di berbagai daerah,” ujar Yusril.

Berdasarkan data resmi penutupan Porprov NTB XII Tahun 2026, ajang ini mempertandingkan 51 cabang olahraga, 702 nomor pertandingan, dengan lebih dari 6.000 babak pertandingan. Antusiasme masyarakat juga sangat tinggi dengan kehadiran sekitar 200 ribu penonton, sementara perputaran ekonomi diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 miliar.

Menurut Yusril, capaian tersebut menunjukkan bahwa investasi pada event olahraga mampu menciptakan multiplier effect yang nyata bagi perekonomian daerah.

“Perputaran ekonomi hingga Rp100 miliar menunjukkan bahwa olahraga memiliki nilai ekonomi yang besar. Ke depan, penyelenggaraan event olahraga harus diposisikan sebagai strategi pembangunan daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata NTB,” tambahnya.

Parekraf PW KAMMI NTB juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB, KONI NTB, seluruh panitia, atlet, ofisial, relawan, aparat keamanan, tenaga kesehatan, media, serta masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan Porprov XII. Keberhasilan penyelenggaraan ini dinilai menjadi modal penting dalam menyambut PON XXII Tahun 2028, di mana NTB akan menjadi salah satu tuan rumah.

Selain sukses penyelenggaraan, Kota Mataram berhasil keluar sebagai Juara Umum dengan raihan 200 medali emas, sekaligus mencatatkan hattrick juara umum tiga kali berturut-turut dan membawa pulang piala bergilir secara permanen.

Yusril menilai pesan Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, saat penutupan Porprov bahwa “yang menang adalah kita semua” menjadi refleksi bahwa keberhasilan Porprov bukan hanya milik para peraih medali, tetapi kemenangan seluruh masyarakat NTB dalam membangun semangat sportivitas, persatuan, dan optimisme menuju PON 2028.

Ke depan, Parekraf PW KAMMI NTB mendorong Pemerintah Provinsi NTB bersama KONI untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Porprov XII, mencakup dampak ekonomi, tingkat hunian hotel, omzet UMKM, transaksi perdagangan, jumlah kunjungan wisatawan, hingga kualitas penyelenggaraan. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar penyempurnaan strategi penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 agar mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih besar dan berkelanjutan bagi masyarakat NTB.

“Porprov XII telah menjadi laboratorium terbaik menuju PON XXII Tahun 2028. Tantangan berikutnya adalah memastikan keberhasilan ini tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi fondasi untuk menghadirkan event olahraga yang sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, dan sukses menggerakkan ekonomi masyarakat,” tutup Yusril.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Viral Fenomena “Lapor Pak Kami Sudah Pindah ke Negara Lain”, Pemerintah Resmi Lansung Naikkan Biaya Lepas Status WNI Jadi Rp5 Juta

24 Juli 2026 - 20:24 WITA

Gubernur Miq Iqbal Pacu Revisi Tata Ruang NTB demi Buka Keran Investasi Berbasis Mitigasi Bencana

24 Juli 2026 - 17:53 WITA

Dukung Program Kelurahan Berdaya, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Pagutan Timur

24 Juli 2026 - 17:24 WITA

Korupsi Berulang di Lombok Barat, Akademisi Soroti Rapuhnya Tata Kelola Pemerintahan

24 Juli 2026 - 13:39 WITA

Sebulan Bergerak, Polda NTB Amankan 8,3 Kg Sabu hingga Mushroom dan Ringkus 86 Tersangka

23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Gubernur NTB: APBD Harus Menjadi Instrumen Pembangunan yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat

23 Juli 2026 - 16:20 WITA

Trending di News