Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 24 Jul 2025 17:15 WITA ·

Jagung Sumbawa Tembus Pasar Internasional, 6.000 Ton Diekspor ke Filipina


 Jagung Sumbawa Tembus Pasar Internasional, 6.000 Ton Diekspor ke Filipina Perbesar

 

ERANTB.COM–Sumbawa – Kabupaten Sumbawa kembali mencatat sejarah dalam sektor pertanian dengan melepas ekspor 6.000 ton jagung pipilan kering ke Cebu, Filipina. Pelepasan ekspor yang dilakukan melalui Pelabuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas, Selasa (24/6/2025), ini difasilitasi oleh PT Segar Agro Nusantara dan dihadiri Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, bersama jajaran pejabat pusat dan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Peningkatan Produksi Pertanian, Tam. Prof. Dr. Ir. Hasil Sembiran, M.Sc, mewakili Menteri Pertanian RI; perwakilan Badan Pangan Nasional; pejabat Pemprov NTB; Wakil Bupati Sumbawa; unsur Forkopimda NTB dan Kabupaten Sumbawa; pimpinan DPRD; Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten; serta para pelaku usaha dan petani jagung.

Bupati Jarot dalam sambutannya menyampaikan bahwa ekspor ini merupakan bukti nyata kemandirian pangan dan keberhasilan pembangunan pertanian di Sumbawa yang melibatkan sinergi petani, pemerintah, dan pelaku usaha.

“Jagung bukan hanya sekadar tanaman, tapi tulang punggung ekonomi keluarga kita sekaligus pendorong roda perekonomian daerah,” ujar Bupati.

Berdasarkan data 2024, produksi jagung Sumbawa mencapai 715.641 ton dari 98.535 hektar lahan, menjadikannya sentra utama jagung di NTB dan kontributor besar untuk ekspor nasional. Hingga Mei 2025, produksi jagung telah menembus 267.460 ton dari 60.270 hektar.

Meski demikian, Bupati menilai masih ada tantangan seperti keterbatasan kapasitas gudang, akses jalan ke pelabuhan yang sempit, dan fasilitas pelabuhan yang belum memadai. Ia mengajak semua pihak bekerja sama memperbaiki infrastruktur pendukung pertanian.

Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Hasil Sembiran, menegaskan bahwa jagung adalah komoditas strategis nasional yang penting untuk pangan, pakan, energi, dan sumber pendapatan jutaan petani. Ia mendorong peningkatan luas panen, produktivitas, dan efisiensi melalui teknologi dan pola usaha tani berbasis klaster.

“Kami berharap volume ekspor dapat terus meningkat dengan tetap menjaga mutu dan keberlanjutan pasokan. Mari kita jadikan NTB, khususnya Sumbawa, sebagai sentra ekspor jagung nasional,” ujarnya.

 

Acara diakhiri dengan pelepasan ekspor secara simbolis disertai doa agar keberhasilan ini membawa kesejahteraan bagi petani dan masyarakat Sumbawa.

 

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KKN PMD Unram Perkuat UMKM Desa Sedau Lewat Inovasi Keripik dan Teknologi Peniris Minyak

1 Agustus 2026 - 16:59 WITA

KKN PMD Unram Kembangkan Baglog Jamur Tiram Berbahan Limbah Tongkol Jagung, Buka Peluang Usaha di Desa Sambelia

1 Agustus 2026 - 15:07 WITA

Perkuat Digitalisasi PAD, Bank NTB Syariah Hadirkan Sistem Terintegrasi DSPAD

31 Juli 2026 - 03:08 WITA

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ikut Awasi Pajak, Solusi atau Masalah Baru?

27 Juli 2026 - 02:32 WITA

Porprov NTB XII 2026 Sukses Digelar, Parekraf PW KAMMI NTB: Bukti Nyata Sport Tourism Gerakkan Ekonomi Menuju PON 2028

26 Juli 2026 - 15:52 WITA

Dukung Program Kelurahan Berdaya, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Pagutan Timur

24 Juli 2026 - 17:24 WITA

Trending di Ekonomi